Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemantauan Secara Intensif Lahar Dingin Gunung Semeru oleh BPBD Lumajang

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 22:05 WIB | Oleh:
Pemantauan Secara Intensif Lahar Dingin Gunung Semeru oleh BPBD Lumajang Doc: Antara
Ket. Jalur lahar dingin Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh. Kecamatan Candipuro mulai diperbaiki tanggulnya yang rusak akibat diterjang derasnya lahar hujan Semeru.

Lumajang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Jawa Timur, terus memantau secara intensif aktivitas lahar dingin Gunung Semeru seiring dengan hujan deras yang mengguyur kawasan puncak hingga lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas sumbernya. Kami terus memantau dan siap siaga di lokasi. Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas," kata Petugas Pusat Pengendali Operasional (Pusdalops) BPBD Lumajang Danial di kabupaten setempat, Rabu.

Beberapa kerusakan infrastruktur seperti bronjong, tanggul, dan jalan limpas yang tertutup material lahar dingin sudah dalam proses penanganan, sehingga diharapkan bisa segera tuntas agar warga kembali tenang.

Pihak BPBD telah mengidentifikasi titik rawan seperti erosi tanggul di Dusun Kebondeli Utara yang berdekatan dengan permukiman warga, sehingga langkah mitigasi dan penguatan koordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait telah disiapkan untuk mengantisipasi risiko lebih lanjut.

"Kami memastikan bahwa situasi pascahujan deras dan banjir lahar dingin di wilayah Kecamatan Candipuro pada Selasa (13/5), kini dalam keadaan aman dan terkendali," katanya.

Sementara salah seorang warga Desa Sumberwuluh, Marzuki mengatakan warga dapat bernapas lega karena debit air sungai telah menurun signifikan, dan tanggul yang sebelumnya jebol akibat banjir lahar hujan kini telah berdiri kokoh kembali.

"Kami sempat takut, apalagi malam-malam air sempat naik, tetapi sekarang sudah tenang dan alhamdulillah taludnya juga sudah diperbaiki, sehingga suasana di kampung kembali normal seperti biasa," ujarnya.

Anak-anak kembali bermain di halaman, warga bisa berkebun dan beraktivitas tanpa rasa cemas seperti pekan lalu. Jalan-jalan kecil yang sempat becek mulai mengering, dan sawah warga yang sempat terendam air kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

"Kami sudah terbiasa hidup dekat dengan alam, jadi tetap waspada itu penting. Sekarang kami jauh lebih tenang karena sudah ada tanggul baru untuk menahan derasnya lahar dingin Semeru," katanya.

BPBD Lumajang juga terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada tanda-tanda bahaya. Posko siaga bencana tetap berfungsi dan komunikasi antara warga dan relawan desa terus terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
PSMS Medan Menang Telak 4-0...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.