Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Pertambangan Liar, Perum Perhutani Lebak Libatkan TNI dan Polri

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 12:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Pertambangan Liar, Perum Perhutani Lebak Libatkan TNI dan Polri Doc: ANTARA
Ket. Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan Kabupaten Lebak, Banten, memasang spanduk larangan pertambangan batu bara ilegal.

LEBAK – Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan Kabupaten Lebak, Banten, melibatkan TNI dan Polri mencegah pertambangan liar batu bara.

Asisten Perum Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Panyaungan Timur, Kabupaten Lebak, Luckyta, di Lebak, Rabu (14/5), mengatakan pihaknya sering kali melakukan patroli pengamanan gabungan yang melibatkan anggota TNI dan Polri untuk pencegahan eksploitasi pertambangan liar.

Pengamanan gabungan itu sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian hutan dan mencegah eksploitasi sumber daya alam secara ilegal yang dapat merusak lingkungan serta mengganggu ekosistem lainnya di wilayah tersebut.

Selain itu juga pihaknya melakukan tindakan preventif atau pencegahan melalui pemasangan plang spanduk larangan di sejumlah titik kawasan Perum Perhutani, di antaranya di Blok Cepak Pasar, Ledeng Pemandian dan Cinunggul, Desa Karangkamulyan, wilayah RPH Bayah, BKPH Panyaungan Timur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Di samping itu, pihaknya juga secara rutin melakukan penanganan gangguan keamanan hutan (gukamhut), seperti patroli, reklamasi dan penanaman, hingga pendekatan dengan warga setempat. Kegiatan gukamhut itu agar kawasan hutan kembali lestari, hijau dan lingkungan terjaga serta terhindar dari bahaya bencana alam.

Perum Perhutani juga melakukan kegiatan sosialisasi terhadap masyarakat agar tidak melakukan pertambangan liar dan bisa mengubah paradigma warga dalam meraih kesejahteraan dengan pola yang resmi, aman dan nyaman untuk semua pihak.

"Kami melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak eksploitasi pertambangan liar, karena dampak buruknya bisa menimbulkan bencana alam," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.