• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Jadi Korban Perampokan, Ki...

Jadi Korban Perampokan, Kim Kadarsian Bersaksi di Pengadilan Paris

Selasa, 13 Mei 2025, 16:05 WIB

PARIS - Selebriti papan atas Kim Kardashian akan memberikan kesaksian di pengadilan Paris pada hari Selasa, penampilan yang ditunggu-tunggu setelah hampir satu dekade setelah pria bertopeng merampoknya dengan todongan senjata hingga merampas perhiasan senilai jutaan dolar saat pekan mode di ibu kota Prancis.

Sepuluh tersangka telah diadili sejak akhir April atas perampokan bersenjata pada tahun 2016, yang mengakibatkan perhiasan senilai sekitar $10 juta dicuri dari bintang TV realitas dan influencer tersebut.

Ket. Foto: Kim Kadashian — Sumber: Newbytes

Persidangan ini telah menarik perhatian besar media, hampir 500 wartawan dan khalayak ramai memadati gedung pengadilan di Ile de la Cite yang bersejarah di Paris pada Selasa pagi. Para penggemar berharap dapat melihat sekilas sang selebriti.

Sekitar 50 tim kamera bersiap di lorong pengadilan, sementara beberapa lusin kursi yang disediakan untuk wartawan diamankan dalam hitungan menit.

"Kami adalah penggemar Kim dan kami ingin mendukungnya," kata Clement Treboutte, yang menunggu akses masuk bersama sekelompok teman. "Biarkan keadilan ditegakkan."

Leo, penggemar lain yang hanya menyebutkan nama depannya, mengatakan persidangan tersebut "merupakan kesempatan yang bagus untuk melihat Kim secara langsung, jadi kami pikir mengapa tidak".

Membuat Kesalahan

Kardashian, 44, siap "menghadapi" penyerangnya di Paris, kata pengacaranya minggu lalu.

Ia dijadwalkan naik ke mimbar pada pukul 2.00 siang (1200 GMT) dan diharapkan berbicara kepada pers setelahnya.

Pada malam 2-3 Oktober 2016, Kardashian dirampok saat menginap di sebuah hotel eksklusif dan tersembunyi di pusat kota Paris.

Dia diancam dengan pistol di kepala dan diikat dengan mulut dilakban.

Dalam perampokan tersebut, yang dijuluki oleh pers Prancis sebagai "perampokan abad ini", para pria bertopeng tersebut membawa kabur perhiasan senilai jutaan dolar.

Termasuk cincin berlian yang diberikan kepada Kardashian oleh suaminya saat itu, rapper Kanye West, dan bernilai 3,5 juta euro ($3,9 juta).

Pencurian ini merupakan pencurian paling merugikan yang menargetkan individu swasta di Prancis dalam 20 tahun terakhir.

Mereka yang diadili sebagian besar adalah pria berusia 60-an dan 70-an dengan catatan kriminal sebelumnya.

Mereka punya julukan dunia bawah seperti "Omar Tua" dan "Mata Biru" yang menyerupai julukan bandit Prancis jadul dalam film noir tahun 1960-an dan 1970-an.

"Mereka adalah tim yang hebat," kata penyelidik Michel Malecot. 

"Tetapi mereka membuat beberapa kesalahan", katanya, terutama dengan meninggalkan DNA yang memungkinkan penyelidik mengidentifikasi mereka. 

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.