Picu Kerusakan Lingkungan, DPR Minta Pemerintah Tak Bersikap Lunak ke Petambang Nakal
Senin, 12 Mei 2025, 12:10 WIBJAKARTA-Anggota Komisi XII DPR RI Rico Alviano menyuarakan kegeraman mendalam terhadap maraknya aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan di berbagai daerah. Rico secara tegas mendesak Kementerian Lingkungan Hidup untuk tidak lagi bersikap lunak terhadap para pelaku tambang nakal.
âKita tidak bisa lagi hanya mendengarkan laporan yang menyebut semuanya baik-baik saja, sementara fakta di lapangan jauh dari itu,â ujar Rico di hadapan peserta kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Minerba Komisi XII DPR RI ke Palembang, Sumatera Selatan, dikutip dari laman resmi DPR RI, Senin (12/5)
Lebih lanjut, Politisi Fraksi PKB tersebut menekankan pentingnya ketegasan Pemerintah dalam menindak tegas pelanggaran lingkungan oleh perusahaan tambang. Menurutnya, tanpa sikap tegas dari Kementerian Lingkungan Hidup, persoalan ini akan terus berlarut-larut dan semakin merugikan masyarakat.
âJika Kementerian Lingkungan Hidup benar-benar tegas, maka persoalan tambang yang merusak lingkungan ini pasti bisa diselesaikan. Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban,â tegasnya.
Rico, Legislator yang berasal dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat ini juga menyoroti efektivitas pertemuan dan rapat yang selama ini digelar tanpa diiringi dengan langkah nyata di lapangan.
âKalau tidak ada tindakan tegas, permasalahan ini tidak akan pernah selesai. Percuma kita rapat dan bertemu terus menerus, hasilnya nol,â tandas Rico.
Menutup pernyataannya, Rico Alviano mendesak Kementerian Lingkungan Hidup untuk segera menjatuhkan sanksi keras kepada perusahaan tambang yang terbukti melakukan perusakan lingkungan.Â
Rico menilai bahwa ketegasan dan konsistensi dalam penegakan hukum adalah kunci dalam menyelamatkan lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak buruk pertambangan ilegal.
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
- Sektor Pertambangan
- DPR RI
- Bisnis Tambang
- Kementerian Lingkungan Hidup
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Tambahan CFD Belum Memperbaiki Udara Jakarta, Tetap Buruk
-
Bisnis IP Jadi “Tambang Baru” Potensi Ekonomi Besar di Masa Depan
-
Kemenaker Antisipasi Ancaman PHK Dampak Konflik Global
-
Ekonom Ingatkan Bond Stabilization Fund Tak Akan Mampu Lawan Krisis Fundamental
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
SPKLU ke 5.000 Dioperasikan PLN untuk Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Proyeksi angka konsumsi ikan nasional 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.