Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan lebat di Samarinda mengakibatkan tiga rumah tertimbun longsor

📅 Senin, 12 Mei 2025, 11:50 WIB | Oleh:
Hujan lebat di Samarinda mengakibatkan tiga rumah tertimbun longsor Doc: ANTARA/HO-Relawan Info Taruna Samarinda
Ket. Terpantau banjir si simpang empat Jalan PM Noor Sempaja, Samarinda, Senin (12/5).

Samarinda -- Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Samarinda pada Senin, sejak pukul 05.15 WITA hingga 07.25 WITA menyebabkan 21 titik genangan air dan tiga rumah tertimbun material longsor yang diduga ada sekitar empat orang di dalamnya.

"Hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut mengakibatkan peningkatan volume air di berbagai drainase dan sungai di Samarinda. Akibatnya, sejumlah ruas jalan utama dan pemukiman warga terdampak luapan air," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso di Samarinda, Senin.

Berdasarkan pantauan tim BPBD di lapangan, ada 21 titik yang teridentifikasi mengalami genangan dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 100 sentimeter.

Adapun 21 titik yang terdata mengalami genangan air meliputi sejumlah ruas jalan dan kawasan pemukiman padat penduduk, di antaranya jalan poros Samarinda-Bandara APT Pranoto (simpang Lempake hingga Alaya), Jalan Bitek (RT 07 dan RT 01 Kelurahan Sempaja Siring), Jalan Citandui dan Serayu (Tanah Merah), Jalan Gunung Kapur, Giri Rejo, Kebun Agung, dan Kartini (Lempake).

Selain itu, Jalan Daman Huri (Sungai Pinang), Jalan Gerilya (Sungai Pinang), Jalan Pramuka, Juanda, Kadri Oneng, AW. Syahranie, Lejen Suprapto, Wahid Hasyim I, KS. Tubun, Belimau (sekitar SMAN 9), Mugirejo Dalam, Talangsari Luar, dan Jalan Sayur (Sempaja Utara) dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter.

Selain genangan air, dampak hujan deras juga menyebabkan terjadinya tanah longsor di beberapa lokasi.

Suwarso mengaku pihaknya menerima laporan adanya longsor di Jalan Bengkuring Raya (Gang Kangkung), Jalan Belimau RT 07 Kelurahan Lempake yang merusak berat bangunan rumah, dan yang mengkhawatirkan adalah longsor di Jalan Belimau Raya RT 22 Lempake.

"Untuk longsor di Jalan Belimau Raya RT 22, berdasarkan informasi awal yang kami terima, ada tiga rumah tertimbun material longsor. Kami juga mendapatkan informasi kemungkinan ada warga yang berada di dalam rumah saat kejadian," kata Suwarso.

Saat ini, tim BPBD Kota Samarinda diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan pendataan lebih lanjut, membantu evakuasi warga yang terdampak genangan, serta melakukan asesmen terhadap kerusakan akibat longsor.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga, terutama di lokasi longsor yang diduga menimbun rumah.

"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya, termasuk aparat kepolisian dan relawan, untuk segera melakukan upaya pencarian dan pertolongan di lokasi longsor Jalan Belimau Raya RT 22. Kami mengimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi untuk berhati-hati dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan," kata Suwarso.

BPBD Kota Samarinda mengimbau masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi, terutama saat kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras.

Masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat atau mengalami kejadian yang berpotensi menimbulkan bahaya.

"Kami terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat," kata Suwarso.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.