Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Pastikan Vaksin TB M72 Aman pada Uji Klinis Tahap I

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 11:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkes Pastikan Vaksin TB M72 Aman pada Uji Klinis Tahap I Doc: ANTARA
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) ditemui di Jakarta usai peluncuran Gerakan Bersama Penguatan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis di Jakarta, Jumat (9/5/2025).

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin tuberkulosis M72 dipastikan aman karena telah melalui uji klinis tahap pertama, sedangkan saat ini tahap ketiga uji klinis guna melihat efektivitas vaksin tersebut.

Dia menjelaskan bahwa pada uji klinis, ada tiga tahap, dan tahapan pertama adalah untuk menentukan keamanan vaksin tersebut.

"Clinical trial 2 bisa di manusia aman apa enggak. (Tahap) tiga dia lihat efektivitasnya. Kalau dikasih, yang sembuh berapa persen. Nah, sekarang Indonesia menjadi tempat clinical trial 3. Sudah jalan, 2 ribuan lebih sudah disuntikkan," ujarnya.

Uji klinis tersebut dilaksanakan oleh perguruan tinggi, seperti Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran.

Dia berharap, vaksin tersebut dapat diluncurkan secara global sebelum 2029.

Menurutnya, Indonesia perlu berpartisipasi dalam pengembangan vaksin ini, mengingat banyaknya yang meninggal akibat tuberkulosis.

Pada suatu waktu, katanya, Indonesia tidak ikut serta dalam pengembangan vaksin malaria, kemudian vaksin penyakit itu ditemukan, tapi ternyata tidak cocok untuk orang Indonesia.

Oleh karena itu, partisipasi dalam pengembangan vaksin TB diharapkan dapat menyelamatkan warga tanah air yang berisiko meninggal akibat penyakit itu.

Hal ini, katanya, karena Indonesia adalah negara dengan kasus TB terbanyak kedua di dunia, setelah India.

"Dan yang kedua unggulnya apa kalau Indonesia ikut? Kita bisa mendapatkan prioritas untuk memproduksi vaksin," katanya.

Apabila vaksin ini selesai pada 2028, katanya, maka rencananya dimasukkan menjadi program vaksinasi nasional, mengingat beban penyakitnya yang begitu tinggi.

Kementerian Kesehatan menyebutkan, Indonesia telah menyelesaikan proses rekrutmen partisipan untuk uji klinik fase 3 kandidat vaksin Tuberkulosis (TBC) M72, dan sebanyak 2.095 partisipan dari kelompok usia remaja dan dewasa berpartisipasi dalam studi global yang juga dilaksanakan di Afrika Selatan, Kenya, Zambia, dan Malawi.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman dalam keterangan di Jakarta, Kamis (8/5), mengatakan pengembangan vaksin ini didukung oleh Gates Foundation.

Seluruh pelaksanaan uji klinik vaksin M72 di Indonesia, katanya, diawasi secara ketat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan, serta para ahli vaksin TBC nasional dan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.