Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jatim Jadi Provinsi Berstatus ODF 100 Persen

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 17:15 WIB | Oleh:
Jatim Jadi Provinsi Berstatus ODF 100 Persen Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA - Provinsi Jawa Timur resmi dikukuhkan sebagai provinsi kelima di Indonesia yang mencapai status Open Defecation Free (ODF) 100 persen atau bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

"Alhamdulillah, Jawa Timur dikukuhkan menjadi provinsi layak ODF 100 persen. Artinya, tidak ada lagi masyarakat Jawa Timur yang buang air besar sembarangan," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan diterima di Surabaya, Jumat.

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Tim Verifikator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Nasional Kementerian Kesehatan RI dr Then Suyanti.

Pengukuhan tersebut disusul dengan deklarasi Jawa Timur ODF 100 persen di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Surabaya, sebagai penanda tuntasnya proses verifikasi oleh Tim STBM Nasional terhadap delapan kabupaten/kota yang terakhir menyelesaikan target ODF.

Khofifah menekankan bahwa status ODF ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari komitmen untuk mempertahankan perilaku hidup bersih dan sehat serta menurunkan angka penyakit berbasis lingkungan.

Ia menyebut perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan ODF, karena buang air sembarangan sebelumnya berdampak pada peningkatan penyakit akibat sanitasi buruk, termasuk stunting.

"ODF 100 persen akan berdampak besar dalam menekan angka stunting karena lingkungan yang bersih berpengaruh pada tumbuh kembang anak," katanya.

Gubernur Khofifah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga kolaborasi lintas sektor guna melanjutkan penerapan lima pilar STBM, yakni tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan makanan dan minuman, pengelolaan sampah, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.

"Insya Allah, Jatim bisa menjadi pelopor transformasi sanitasi di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Erwin Astha Triyono menyatakan pihaknya menargetkan untuk memperluas penerapan empat pilar STBM lainnya di seluruh kabupaten/kota.

"Kami bertekad melanjutkan capaian menuju sanitasi aman dan lima pilar STBM secara menyeluruh," katanya.

Ia berharap pencapaian ODF 100 persen ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain dan warisan bagi generasi masa depan yang lebih sehat dan bermartabat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.