Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Pemberantasan Premanisme, Komisi III DPR Gelar RDPU Strategis

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 00:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Pemberantasan Premanisme, Komisi III DPR Gelar RDPU Strategis Doc: Antara
Ket. Anggota Komisi III DPR RI Bimantoro Wiyono.

Jakarta - Komisi III DPR RI menegaskan komitmen dalam mendukung upaya pemberantasan premanisme di tanah air, melalui rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Tim Advokat Penegak Hukum Anti Premanisme (Tumpas) yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/5).

"Premanisme bukan hanya menciptakan ketakutan di tengah masyarakat, tapi juga menggerus kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Kami mendukung penuh seluruh aspirasi para advokat dalam melawan premanisme, dan Komisi III akan memastikan setiap aspirasi ditindaklanjuti,” kata anggota Komisi III DPR RI Bimantoro Wiyono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dalam RDPU yang dipimpin Bimantoro mewakili Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman itu, Komisi III DPR RI menerima berbagai aspirasi, laporan, dan usulan dari para advokat yang menangani kasus-kasus premanisme di tengah masyarakat.

Bimantoro menegaskan bahwa sesuai arahan dari Ketua Komisi III DPR RI, praktik premanisme merupakan bentuk pelanggaran hukum serius yang harus diberantas secara sistematis.

"RDPU ini menjadi langkah awal menuju penguatan sinergi antara legislatif dan para penegak hukum sipil dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib," ujarnya.

Untuk itu, dia mengatakan Komisi III DPR RI akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dalam RDPU tersebut, termasuk dalam proses legislasi.

"Komisi III berkomitmen untuk mengawal rekomendasi yang dihasilkan dari pertemuan ini, termasuk kemungkinan pembentukan kebijakan atau regulasi baru yang lebih tegas terhadap pelaku premanisme," kata dia.

Adapun dalam rapat, Bimantoro mengatakan bahwa aspirasi dalam RDPU tersebut akan dibawa ke dalam rapat internal Komisi III DPR RI sebab permasalahan premanisme di tanah air kian mendesak untuk diselesaikan.

"Hari ini kami terima semua aspirasi dan usulan yang sangat mendesak ini sebagai pijakan, landasan kami, dalam menjalankan fungsi pengawasan, dan nanti ini akan kami sampaikan kepada seluruh pimpinan Komisi III di dalam rapat internal yang akan kami lakukan ke depan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.