Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Event! MatchCAP Asia 2025 Siap Lahirkan Unicorn Baru Lewat Business Matching

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Sekadar Event! MatchCAP Asia 2025 Siap Lahirkan Unicorn Baru Lewat Business Matching Doc: ANTARA/ HO - Endeavor
Ket. MatchCAP Asia 2025 mendorong kolaborasi startup dan investor melalui business matching.

JAKARTA – Di tengah perubahan arah pendanaan yang kini lebih selektif, semakin banyak "startup" Indonesia yang bertransformasi menjadi lebih inovatif dan berorientasi pada keberlanjutan.

Penting adanya ruang bagi "startup" lokal untuk memperluas jejaring internasional, memvalidasi model bisnis mereka secara langsung di hadapan investor regional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam lanskap teknologi dan inovasi Asia.

Komunitas global Endeavor mengungkapkan MatchCAP Asia 2025 mendorong kolaborasi "startup" atau usaha rintisan dan investor melalui business matching atau pencocokan bisnis.

“Endeavor MatchCAP Asia adalah ajang business matching di kawasan ini, yang mencerminkan komitmen kami dalam mendukung startup-startup menjanjikan dan berdampak tinggi dengan menghubungkan mereka kepada investor yang tepat," ujar Managing Director Endeavor Indonesia Monika Rudijono alam keterangannya di Jakarta, Kamis (8/5).

Sebagai negara dengan ekosistem "startup" yang dinamis di Asia Tenggara, Indonesia terus menunjukkan ketahanan dan potensi besar dalam menghadapi dinamika global.

MatchCAP Asia 2025, kegiatan yang dirancang oleh Endeavor (komunitas dari, oleh, dan untuk entrepreneur berdampak tinggi (high-impact entrepreneurs) hadir menjembatani kesenjangan ini.

Dengan mempertemukan investor dan para founder perusahaan terbesar di Asia Tenggara selama dua hari penuh, MatchCap senantiasa menciptakan ruang pertemuan yang terkurasi, fokus, dan berdampak, yang mampu menghasilkan kolaborasi nyata antara kedua pihak. Roadshow eksklusif ini digelar di Singapura pada 27–29 April 2025.

Memasuki tahun ke-7 penyelenggaraannya, MatchCAP Asia 2025 kembali hadir dengan skala yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Lebih dari 240 founder dan investor dari Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Eropa berpartisipasi dalam lebih dari 800 pertemuan eksklusif tatap muka yang dikurasi secara khusus. Ini yang menjadikannya rekor jumlah pertemuan terbanyak di Asia hingga saat ini.

"Hal ini menunjukkan besarnya antusiasme regional. Melalui MatchCAP, kami berharap dapat mendorong kolaborasi yang bermakna untuk mempercepat inovasi dan pertumbuhan ekonomi di Asia,” ujar Monika Rudijono.

Yang membuat MatchCAP unik, format kegiatan dibuat sangat personal. Setiap perusahaan yang menjadi peserta mendapat jadwal pertemuan yang dikurasi secara saksama dan diadakan langsung di kantor investor atau lokasi pilihan. Pendekatan ini mengutamakan kualitas dibanding kuantitas.

"Apa yang awalnya kami mulai sebagai eksperimen berani pada tahun 2019, kini telah berkembang menjadi acara utama Endeavor di kawasan Asia. Perkembangannya sangat terasa dari tahun ke tahun, antusiasme terhadap percakapan berkualitas antara founder dan investor terus tumbuh, dan dampaknya makin terlihat nyata,” ujar Regional Managing Director Endeavor untuk Asia Manny Ayala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
PBB Desak Investigasi Seran...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.