Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden ADB Serukan Aksi Kolektif Atasi Tantangan di Asia Pasifik

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 08:46 WIB | Oleh:
Presiden ADB Serukan Aksi Kolektif Atasi Tantangan di Asia Pasifik Doc: ANTARA

JAKARTA - Presiden Asian Development Bank (ADB) Masato Kanda menyerukan aksi kolektif untuk mengatasi tantangan kompleks yang dihadapi kawasan Asia dan Pasifik termasuk guncangan eksternal dan perubahan iklim, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kesejahteraan regional.

Hal itu diungkapkan Masato dalam Sesi Pembukaan Pertemuan Tahunan ke-58 Dewan Gubernur ADB di Milan, Italia, Senin (5/5) waktu setempat.

"Guncangan eksternal, beban utang, dan perubahan iklim sangat membebani masyarakat dan perekonomian di kawasan ini. Namun, kami tidak memulai dari nol. Pertumbuhan tetap solid, perdagangan dan integrasi ekonomi semakin dalam, rantai pasokan semakin beragam, serta konektivitas dan inovasi digital semakin cepat," ujar Masato, dalam keterangan di Jakarta, Selasa (6/5).

Masato menuturkan ketidakpastian yang dihadapi Asia dan Pasifik juga merupakan peluang untuk membangun masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

"Ketidakpastian bukanlah alasan untuk mundur. Ini adalah panggilan untuk menjadi lebih berani, bergerak lebih cepat, dan bekerja lebih erat daripada sebelumnya," tuturnya.

Pertemuan tahunan kali ini menyoroti empat area fokus yang menjadi pusat untuk mendorong perubahan transformasional di seluruh kawasan Asia dan Pasifik.

Pertama, untuk mengatasi kerentanan sistem pangan di kawasan ini, ADB akan meningkatkan pembiayaan untuk transformasi sistem pangan menjadi 40 miliar dolar AS pada 2030.

Dukungan tersebut akan memperkuat sistem pangan di seluruh kawasan, membangun ketahanan dari pertanian hingga pasar, melindungi alam dan keanekaragaman hayati, meningkatkan gizi, dan memacu pembiayaan agribisnis, dengan fokus pada pemberdayaan perempuan dan pemanfaatan teknologi.

Kedua, ADB berinvestasi dalam teknologi digital untuk meningkatkan akses ke pendidikan, keuangan, dan pasar.

Ketiga, ADB berinvestasi dalam memodernisasi dan menghubungkan sistem energi, termasuk kesiapan untuk memberikan komitmen hingga 10 miliar dolar AS guna mendukung pekerjaan pada ASEAN Power Grid.

Keempat, ADB memperdalam investasi untuk membangun ketangguhan dengan memperkuat infrastruktur, memulihkan dan melindungi ekosistem, serta membantu masyarakat yang rentan beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim.

ADB juga menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan pembangunan sektor swasta, dengan target untuk meningkatkan pembiayaan sektor swasta empat kali lipat menjadi 13 miliar dolar AS per tahun pada 2030.

Lebih dari 5.000 peserta bergabung dalam pertemuan tahunan ini di Milan, Italia yang terdiri dari perwakilan pemerintah, termasuk Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, sektor swasta, masyarakat sipil, dan akademisi.

Menteri Ekonomi dan Keuangan Italia Giancarlo Giorgetti dan Gubernur Bank Italia dan Ketua Dewan Gubernur ADB Fabio Panetta juga berbicara dalam Sesi Pembukaan, yang menekankan kemitraan Italia dengan ADB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.