Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tulungagung siapkan Rp677,5 juta dukung Koperasi Merah Putih

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 21:35 WIB | Oleh:
Pemkab Tulungagung siapkan Rp677,5 juta dukung Koperasi Merah Putih Doc: ANTARA/HO - Soleh
Ket. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Tulungagung, Slamet Sunarto saat memberikan pernyataan terkait pendirian koperasi merah putih di Tulungagung.

Tulungagung, Jatim -- Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyiapkan anggaran sebesar Rp677,5 juta guna mendukung percepatan pendirian Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan daerah itu, sehingga program ini ditargetkan rampung dan dapat dilaunching secara serentak pada 12 Juli 2025.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Tulungagung, Slamet Sunarto, Minggu mengatakan bahwa anggaran tersebut bersumber dari APBD Tulungagung tahun 2025.

Dana tersebut akan digunakan secara khusus untuk membiayai pembuatan akta pendirian koperasi baru yang tersebar di 271 desa dan kelurahan.

"Pemkab Tulungagung berkomitmen untuk mendorong percepatan pendirian koperasi merah putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Dana Rp677,5 juta itu akan dikucurkan untuk mendukung proses pendiriannya," kata Slamet.

Ia menjelaskan, setiap desa dan kelurahan akan memperoleh alokasi dana sebesar Rp2,5 juta.

Dana tersebut digunakan untuk keperluan penerbitan akta koperasi melalui Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) yang telah ditunjuk berdasarkan kesepakatan antara Kementerian Koperasi dan UKM RI dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI).

“Proses pembuatan akta akan dilakukan secara kolektif per kecamatan agar lebih efisien dan terkoordinasi,” ujar Slamet.

Pemerintah daerah juga memutuskan bahwa koperasi merah putih yang akan didirikan merupakan koperasi baru, bukan revitalisasi dari koperasi lama.

Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan efektivitas dan efisiensi pembinaan, sekaligus untuk menghindari potensi masalah administratif dari koperasi eksisting.

Menurut Slamet, upaya revitalisasi koperasi lama kerap menghadapi kendala karena kondisi internal masing-masing koperasi berbeda-beda. Beberapa di antaranya bahkan berada dalam kondisi “sakit” atau tidak aktif.

“Daripada kita bingung dengan rekam jejak koperasi lama yang belum tentu sehat, lebih baik kita mulai dari nol. Koperasi baru akan lebih mudah dibina dan dipantau perkembangannya,” ucapnya.

Melalui program ini, Pemkab Tulungagung berharap dapat menciptakan ekosistem koperasi yang aktif, sehat, dan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Koperasi merah putih nantinya diharapkan mampu menjadi wadah penguatan usaha mikro serta instrumen pengelolaan dana desa secara partisipatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.