Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal Kadek Adi Asih, Harapan Baru Panjat Tebing Indonesia

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 19:28 WIB | Oleh:

“Saya tidak menyangka bisa sampai di titik ini, masuk final dan dapat medali,” ucap Kadek dengan senyum sumringah.

Dukungan yang diberikan tim nasional dan penonton menjadi vitamin yang membuat dirinya lebih agresif tancap gas hingga mampu memencet tombol finis lebih cepat.

Kadek mengaku bertanding tanpa beban karena dirinya menyadari bukan atlet yang dijagokan.

Pasalnya, ia adalah “anak baru” yang bergabung pemusatan latihan nasional panjat tebing  di Bekasi, Jawa Barat sejak 15 April 2025 dengan arahan pelatih Hendra Basir.

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid mengungkapkan hasil yang diberikan Kadek Adi Asih adalah kejutan manis untuk Indonesia.

Kadek Asih menjadi “penyelamat” tatkala para seniornya terhenti di putaran final speed putri di antaranya Desak Made Rita Kusuma Dewi yang juga berasal dari Buleleng, Bali.

Desak Rita terhenti pada babak perempat final dengan catatan waktu 9,17 detik karena sempat terpeleset menjelang puncak dan dikalahkan juara dunia dari Polandia Miroslaw Aleksandra dengan catatan waktu 6,57 detik.

“Sebetulnya kami tempatkan (Kadek Adi Asih) lebih cadangan tapi ternyata mempersembahkan medali, ini kejutan manis,” ujar Yenny Wahid.

Awal manis itu pun mencuri perhatian publik karena ia merupakan atlet potensial yang bisa memperkuat tim nasional Indonesia di ajang bergengsi lain, seperti persiapan untuk Olimpiade Los Angeles, Amerika Serikat 2028.

Panjat cengkih,

Kadek Asih lahir dan besar di dataran tinggi Kabupaten Buleleng, Bali Utara, tepatnya di Banjar (dusun) Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada yang memiliki hawa sejuk.

Dalam urusan panjat memanjat, sejak kecil ia sudah tak asing karena usai pulang dari Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Gitgit, ia kerap mengikuti ayahnya, Komang Redi, untuk memetik cengkih yang tumbuh menjulang tinggi.

Sang ayah adalah petani cengkih, sedangkan sang ibu, Luh Putu Sutarjani adalah staf di Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Bali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp89.500/...

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.