Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembicaraan Nuklir AS-Iran Ditunda, Trump Ancam Beri Sanksi

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 10:23 WIB | Oleh:

Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk apa yang disebutnya "pendekatan kontradiktif dari para pembuat keputusan Amerika dan kurangnya niat baik dan keseriusan mereka dalam memajukan jalur diplomasi."

Sanksi tersebut menandai upaya terbaru AS "untuk mengganggu hubungan persahabatan dan hukum antara negara-negara berkembang melalui terorisme ekonomi," katanya.

Steve Witkoff, teman bisnis Trump yang menjadi utusan AS, telah memimpin pembicaraan dan menyuarakan optimisme tentang suasana dengan Iran.

Witkoff sebelumnya mengisyaratkan lebih banyak fleksibilitas dalam pembicaraan tersebut tetapi Menteri Luar Negeri Marco Rubio , sekarang juga menjadi penasihat keamanan nasional Trump, bersikeras bahwa tujuannya adalah pembongkaran total program Iran.

Banyak pengamat Iran meyakini Teheran tidak akan pernah menghentikan programnya secara keseluruhan dan perjanjian sebelumnya tahun 2015, yang dinegosiasikan di bawah mantan presiden Barack Obama, memungkinkan jalan menuju program nuklir sipil terbatas.

Kesepakatan tahun 2015 melibatkan Russia, Tiongkok, dan tiga kekuatan Eropa -- Inggris, Prancis, dan Jerman -- yang gagal menghalangi Trump untuk membatalkannya.

Negara-negara Eropa juga telah bersiap bertemu dengan Iran pada tingkat teknis pada hari Jumat menjelang perundingan AS-Iran.

"Karena pertemuan itu tidak terjadi, pertemuan teknis tidak lagi relevan, setidaknya saat itu," kata Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot kepada AFP saat berkunjung ke Washington.

Negara-negara Barat telah lama menuduh Iran berusaha memperoleh kemampuan senjata nuklir, sebuah tujuan yang terus-menerus dibantah Teheran yang bersikeras programnya hanya untuk tujuan damai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.