Sambut Hardiknas, Wali Kota Jakbar Evaluasi Masalah Tawuran dan Perundungan di Kalangan Pelajar

Kamis, 01 Mei 2025, 22:55 WIB

Jakarta - Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menyoroti masalah tawuran dan perundungan di kalangan pelajar sebagai bahan evaluasi dalam menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2025.

Hal itu menyusul dua jenis tindak kenakalan remaja tersebut marak terjadi beberapa waktu belakangan di wilayah Jakarta Barat, termasuk kasus perundungan di Tambora dan Grogol Petamburan.

Ket. Foto: Deklarasi anti tawuran dan kekerasan di SMAN 78 Jakarta yang diikuti oleh sebanyak 1.172 pelajar, Senin (24/2/2025). — Sumber: ANTARA/HO-Polres Jakbar

"Ada beberapa hal yang perlu saya tekankan terkait dengan masalah menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional. Pertama, saya minta untuk kita sama-sama introspeksi dan sama-sama mengevaluasi untuk ke depan ya, jangan sampai terjadi tawuran di antara pelajar," kata Uus saat dihubungi ANTARA di Jakarta pada Kamis (1/5).

Selanjutnya, terkait masalah perundungan atau bullying, Uus meminta pihak sekolah dan orang tua untuk sepemahaman dalam mengarahkan para pelajar.

"Terkait dengan masalah bullying, saya minta untuk tidak terjadi lagi dan saya minta kepada teman-teman jajaran, terutama di lingkungan pendidikan, juga kepada orang tua, untuk bisa mengawasi, untuk bisa memberikan sosialisasi kepada anak didiknya agar jangan sampai terjadi bullying lagi," ujar Uus.

Menurut Uus, Satuan Tugas (Satgas) Anti Kekerasan yang ada sekolah-sekolah perlu diperkuat dan diperjelas alur koordinasi dan pengawasannya.

"Sudindik (Suku Dinas Pendidikan) kan sudah ada Satgas Anti Kekerasan ya. Jadi itu bisa diperkuat lagi, bagaimana cara melapor dan sebagainya," ungkap Uus.

Uus pun mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh tenaga pendidik dan para peserta didik.

"Semoga pendidikan di Indonesia, termasuk di Jakarta Barat, semakin lama, semakin baik, dan semakin berkualitas. Semakin baik menuju Indonesia Emas," pungkas Uus.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menyebut tidak akan menoleransi aksi perundungan (bullying) yang dilakukan oleh tiga remaja putri di bawah umur terhadap seorang anak seusianya di Tambora, beberapa waktu lalu.

"Jadi kalau memang pelajar, nanti akan saya minta koordinasi dengan Sudin Pendidikan untuk menindaklanjutinya. Nanti, ada prosedur yang akan dilakukan oleh Sudin Pendidikan," kata Uus saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (18/4).

Menurut dia, selain pendekatan kepada orang tua, pembinaan yang dilakukan di sekolah bisa lebih tepat sasaran.

"Nanti mungkin ada langkah-langkah yang harus diambil. Sehingga, pada saat nanti memberikan pembinaan kepada anak-anak sekolah, tidak melanggar aturan atau tidak membuat masalah yang baru. Tapi tepat sasaran," ujarnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.