Bimbel di Yogyakarta Diduga Terlibat Kecurangan UTBK SNBT 2025, Panitia Masih Dalami Temuan

Rabu, 30 Apr 2025, 05:25 WIB

JAKARTA – Ketua Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025, Prof Eduart Wolok, mengungkapkan bahwa terdapat dugaan keterlibatan sebuah lembaga bimbingan belajar (bimbel) di Yogyakarta dalam praktik kecurangan pada pelaksanaan UTBK SNBT 2025.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/4), setelah panitia melakukan penelusuran di berbagai pusat UTBK. “Dari hasil pendalaman, ditemukan indikasi kecurangan di 13 pusat UTBK. Saat ini sudah teridentifikasi 50 peserta dan 10 orang joki,” ujar Prof Eduart.

Ket. Foto: — Sumber: Tangkapan layar Youtube

Meskipun demikian, panitia belum mengungkap identitas bimbel yang dimaksud. Ia menambahkan, pada fase awal UTBK saja, panitia mencatat sekitar 4.000 anomali—indikasi peserta yang berpotensi melakukan kecurangan.

"Masih perlu didalami apakah bimbel di Yogyakarta yang kami temukan ini termasuk di antara 4.000 anomali tersebut," jelasnya.

Prof Eduart juga menyoroti adanya klaim dari sejumlah bimbel yang menjanjikan kelulusan 100 persen dalam UTBK. Menurutnya, hal semacam ini patut dipertanyakan secara logis.

“Tes Potensi Skolastik itu sangat bergantung pada kemampuan personal peserta. Jadi ketika ada bimbel menjamin semua pesertanya lulus, tentu hal itu perlu dikaji lebih lanjut,” pungkasnya.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.