Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putri KW Banyak Belajar Saat Kalah di Final BAMTC 2025

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 21:05 WIB | Oleh:
Putri KW Banyak Belajar Saat Kalah di Final BAMTC 2025 Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
Ket. Putri Kusuma Wardani setelah tampil pada simulasi pertandingan Piala Sudirman 2025 di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Senin (21/4).

JAKARTA - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani mengungkapkan bahwa ia banyak belajar dari kekalahan di final Badminton Asia Mix Team Championship (BAMTC) 2025, yakni belajar untuk tetap tenang dalam bertanding, ketika ia berlaga dalam kejuaraan dunia beregu Piala Sudirman.

Pada laga final BAMTC, Putri KW mengakui ketangguhan dari tunggal China Xu Wen Jing. Atas kekalahan tersebut Putri KW mengambil pelajaran untuk bisa tetap dalam situasi tenang ketika bertanding.

"Saya belajar dari turnamen BAMTC lalu, saya kalah di final karena tidak bisa bermain tenang karena tegang, terlalu banyak berpikir. Di sini saya mau berpikir diri sendiri dulu, kalau sudah enjoy mainnya maka hasil di lapangan pasti terlihat," ujar Putri KW mengenai kemenangannya, dikutip dari PBSI, Selasa.

Atas evaluasi tersebut, Putri KW berhasil menaklukkan tunggal putri India Pusarla Venkata Sindhu dua gim langsung 21-12, 21-13  pada pertandingan kedua grup D Piala Sudirman 2025 yang berlangsung di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, Tiongkok, Selasa.

Putri KW mengaku bahwa dalam laga kali ini mampu mengatasi Pusarla karena dapat tampil tenang dan bisa mengendalikan ketegangan.

Pebulu tangkis peringkat ke-11 dunia tersebut mengatakan bahwa terus berusaha membatasi kelebihan Sindhu yang memainkan bola-bola lob yang cukup menyusahkan.

Strategi tersebut terbukti efektif sehingga Putri KW membuat Sindhu mati kutu.

"Saya lebih membatasi kelebihan Sindhu dan berusaha untuk terus mengembalikan bola susahnya dia. Kalau berhasil, dia jadi seperti goyang dan pukulannya menjadi tidak akurat," ungkap Putri KW.

"Di pertemuan terakhir saya kalah dan itu membuat saya ingin berusaha untuk diri saya sendiri, untuk tidak kalah lagi. Lalu saya ingin tunggal putri bisa menyumbangkan poin hari ini dan alhamdulillah tercapai," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.