Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

I-EU CEPA Bakal Jadi Deal Strategis di Tengah Drama Tarif Global

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
I-EU CEPA Bakal Jadi Deal Strategis di Tengah Drama Tarif Global Doc: Antara.
Ket. Perundingan Indonesia- Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA).

JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) jadi terobosan atau game changer bagi sektor manufaktur berbasis padat karya di tengah kebijakan tarif Amerika Serikat (AS).

"Mudah-mudahan dalam waktu sesingkat-singkatnya yakni perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) yang akan menjadi game changer bagi pertumbuhan ekonomi kita, khususnya pertumbuhan dari manufaktur berbasis padat karya," ujar Agus dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa (29/4).

Perjanjian ini jika sudah ditandatangani tentunya dapat membuka peluang bagi produk tekstil, alas kaki, dan lain sebagainya untuk masuk ke pasar negara-negara di Eropa dengan tarif nol persen.

"Ini akan membuat competitiveness kita tinggi," kata Agus.

Menurut dia, I-EU CEPA akan segera ditandatangani dan tidak issue di Kementerian Perindustrian.

"Kementerian Perindustrian sudah mengirimkan surat kepada presiden RI bahwa posisi kami memberikan lampu hijau kepada negosiator kami untuk menandatangani perjanjian I-EU CEPA," katanya.

Sebagai informasi, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri dan delegasi Committee on International Trade (INTA) dari Parlemen Uni Eropa (UE) membahas penyelesaian perundingan Indonesia-European Union (EU) Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dan kebijakan lingkungan di Uni Eropa.

Roro menyampaikan manfaat CEPA bagi masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian perdagangan global saat ini. Ia mengimbau agar Parlemen UE dapat memahami perbedaan tingkat ekonomi dan mendorong EU dapat menunjukkan pendekatan yang lebih pragmatis, untuk mencapai penyelesaian perundingan pada 2025.

Dia mengatakan bahwa intensifikasi pasar bebas merupakan hal yang penting, namun harus dengan mempertimbangkan tingkat perkembangan ekonomi yang berbeda di antara para mitra.

Tingkat fleksibilitas dan pendekatan pragmatis yang sama dari pihak UE, sangat penting untuk menyelesaikan negosiasi. Penyelesaian Indonesia-EU CEPA diharapkan dapat segera menciptakan lingkungan yang lebih ramah bisnis untuk mempertahankan kesejahteraan ekonomi kedua belah pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.