Bukan Lagi Sekadar Opsi Tambahan, PLN Nusantara Power Dorong Akselerasi Bursa Karbon
Selasa, 29 Apr 2025, 14:04 WIBJAKARTA-Di tengah percepatan transisi energi global dan meningkatnya tekanan terhadap pencapaian target emisi, PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ekonomi hijau dengan menyelenggarakan Seminar Bisnis Karbon di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (28/4).
Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Nusantara Power, Komang Parmita menjelaskan, perjalanan dan tujuan dari perdagangan karbon ini. "Bisnis karbon kini bukan lagi sekadar opsi tambahanâmelainkan sebuah keharusan strategis. Melalui forum ini, kami berharap dapat mendorong sinergi lintas sektor dalam mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau yang berdaya saing dan berkelanjutan," ujar Komang dalam Seminar itu.
Sebagai gambaran, Subholding pembangkitan terbesar di Asia Tenggara, PLN Nusantara Power ini mengundang lebih dari 40 perusahaan dan pelaku aktif bursa karbon pada agenda tersebut. Seminar ini menjadi forum penting bagi para pemangku kepentingan di sektor energi, industri, dan kebijakan untuk berdiskusi, menggali potensi pasar karbon, serta merumuskan langkah konkret dalam mendorong akselerasi bisnis karbon di Indonesia dan panggung global.
 Dengan menghadirkan narasumber terkemuka yang berasal dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Fairatmos, serta lingkungan PLN Group. Acara ini juga mendorong partisipasi aktif stakeholder lintas sektor, dengan tidak hanya menyajikan wawasan terbaru, tetapi juga membuka akses ke jejaring strategis dan peluang kolaborasi nyata.
Seminar ini juga menyoroti pencapaian penting PLN Nusantara Power dalam perdagangan karbon, antara lain PLTGU Muara Karang Blok 3 menjadi pembangkit pertama dari PLN Group yang terdaftar di Bursa Karbon Nasional, dengan penghematan emisi sebesar 900.000 ton CO?, menjadikan PLN NP sebagai trader terbesar di IDX Carbon.Â
Pada 20 Januari 2025, PLN NP melalui PLTGU Muara Tawar memperluas kiprahnya ke pasar internasional dengan penjualan 30 ribu ton carbon credit dan pengalihan 750 ribu ton carbon credit dari pembangkit lain ke skema global. Kemudian ditambahkan dengan PLTMG Sumbagut 2 Peaker 250 MW resmi terdaftar di pasar karbon nasional dengan potensi reduksi emisi sebesar 277.000 ton CO?.
Aksi Nyata
Executive Vice President Pengembangan Bisnis Korporat dan Investasi PT PLN (Persero) Abdan Hanif menyampaikan arah korporasi dalam menyambut era bursa karbon ini.Â
âMitigasi perubahan iklim menuntut aksi nyata dan PLN bergerak cepat membangun kapabilitas dan mengambil peran sentral dalam pasar karbon yang kredibel, transparan, dan terintegrasi. Inisiatif ini adalah kontribusi nyata PLN untuk masa depan bumi dan generasi mendatang,â terang Abdan
PLN Nusantara Power menegaskan akan terus memperluas portofolio proyek hijaunya untuk diperdagangkan di pasar karbon nasional dan internasional, sejalan dengan visi besar untuk menghadirkan energi bersih bagi seluruh masyarakat Indonesia dan berkontribusi nyata terhadap pencapaian Net Zero Emission.
Sedangkan fairatmos sendiri adalah pengembang proyek karbon berbasis teknologi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara yang meningkatkan kredit berbasis alam, yang mengkhususkan diri dalam membangun proyek karbon biru dan restorasi lahan gambut di seluruh Indonesia, Malaysia, Laos, Filipina, dan pasar lainnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Nggak Perlu Bangun PLTU Baru! Ini Jurus PLN Tekan Emisi Pakai Limbah Kebun Milik Warga
-
Film Terbaru "Spider Man: Brand New Day" Ceritakan Babak Selanjutnya Kisah Peter dan MJ
-
Kebutuhan Gas Pembangkit Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Andalan Transisi Energi hingga 2034
-
Polres Cianjur Berlakukan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Bogor Antisipasi Antrean Kendaraan
-
Percepat Transisi Energi Terbarukan
-
Lampaui Target 14,7%! PLN NP Cetak 245 GWh Energi Hijau di Awal 2026
-
Dari Ramadan hingga Pascaidulfitri: PLN NP Pasok 14,1 GW Listrik, Siagakan 8.898 Personel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.