Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasaman Barat Menargetkan Luas Tanam Padi 20.331 Hektare pada 2025

📅 Senin, 28 Apr 2025, 20:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pasaman Barat Menargetkan Luas Tanam Padi 20.331 Hektare pada 2025 Doc: ANTARA
Ket. Pemkab Pasaman Barat saat melakukan panen raya padi di Kecamatan Kinali beberapa waktu lalu. Pemkab setempat menargetkan luas tanam padi pada 2025 ini mencapai 20.331 hektare.

PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menargetkan luas tanam padi pada tahun 2025 ini mencapai 20.321 hektare (ha) dalam rangka mendukung program ketahanan pangan secara nasional.

"Jika dibandingkan tahun 2024, target luas tanam pada 2025 naik 2.222 hektare karena tahun sebelumnya luas tanam hanya 18.099 hektare," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Pasaman Barat, Doddy San Ismail, di Simpang Empat, Senin (28/4).

Pihaknya optimistis dapat mencapai target luas tanam itu karena tiga bulan terakhir atau Januari–Maret luas tanam padi telah mencapai 1.878 hektare.

"Luas tanam itu pada Januari 861 hektare, Februari 704 hektare dan Maret 313 hektare. Sebentar lagi akan masuk musim tanam sehingga luas tanam akan bertambah," katanya.

Untuk menambah target luas tanam itu pihaknya juga mendorong petani untuk membuka lahan baru sehingga ketersediaan padi dapat mencukupi. Pihaknya juga mengingatkan agar petani tidak mengalihfungsikan lahan sawah ke jenis tanaman lainnya karena sudah diatur dalam peraturan daerah (Perda) tentang lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

"Ini sebagai upaya melindungi sawah agar tidak dialihfungsikan menjadi tanaman lain," ujarnya.

Untuk capaian produksi padi tiga bulan terakhir, pihaknya mencatat 32.393 ton atau dengan produktivitas 4,65 ton per hektare. Ia mengatakan produksi padi tertinggi berada di Kecamatan Talamau sebanyak 7.031 ton, di Kecamatan Lembah Melintang sebanyak 6.384 ton, di Kecamatan Pasaman sebanyak 4.371 ton, Kecamatan Koto Balingka sebanyak 3.092 ton dan di Kecamatan Gunung Tuleh 2.823 ton.

Lalu di Kecamatan Ranah Batahan sebanyak 2.494 ton, Kecamatan Kinali 2.455 ton, di Kecamatan Sungai Aua 2.055 ton, Kecamatan Sungai Beremas 1.116 ton, Kecamatan Luhak Nan Duo 353 ton dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisia 219 ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Dirut Bulog: Stok Beras Nas...

Pemkot Tangerang Perketat Pengawasan TKA

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perketat P...
Nasional
Bakom RI: Ancaman Bahaya In...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.