Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana MotoGP di Grand Prix Spanyol

Minggu, 27 Apr 2025, 20:35 WIB

JEREZ DE LA FRONTERA, SPANYOL – Pembalap Spanyol Alex Marquez meraih kemenangan perdana di MotoGP dengan menjuarai Grand Prix Spanyol, Minggu (27/4), mengambil alih posisi puncak klasemen sementara.

Pembalap Ducati-Gresini berusia 29 tahun itu finis terdepan, mengalahkan juara dunia 2021 Fabio Quartararo yang membela Yamaha, dan pembalap tim pabrikan Ducati Francesco Bagnaia menempati posisi ketiga. Kemenangan ini menjadi podium pertama Marquez setelah satu setengah tahun absen.

Ket. Foto: Alex Marquez meraih kemenangan perdana di MotoGP dengan menjuarai Grand Prix Spanyol, Minggu (27/4). — Sumber: AFP

Dengan hasil ini, Marquez kini unggul satu poin dari kakaknya, Marc Marquez, yang terjatuh di awal balapan namun berhasil bangkit dan finis di posisi poin.

Kemenangan ini juga menjadi yang ke-200 bagi pembalap Spanyol di kelas MotoGP, menambah catatan sejarah bagi dunia balap motor.

“Itu adalah hadiah ulang tahun terbaik untuk menang di Jerez, ini sesuatu yang luar biasa,” ujar Alex Marquez yang baru merayakan ulang tahunnya yang ke-29 pada hari Rabu lalu. “Saya tidak bisa meminta lebih dari ini. Balapan saya sebagian besar sangat cerdas, kecuali di awal ketika saya terlalu agresif.”

Alex Marquez mengaku setelah serangan awal yang kurang matang, dia kemudian balapan dengan sangat baik. Dia bahkan melompat ke arah mekanik setelah turun dari motornya, disambut sorak-sorai dari para penggemar.

Meskipun Yamaha belum meraih kemenangan sejak lama, Quartararo merasa sangat bahagia dengan hasil podiumnya. Pembalap asal Prancis itu mengaku sangat menikmati balapan ini, terutama setelah meraih pole position dan akhirnya finish kedua.

"Ini luar biasa bisa berada di podium," kata Quartararo. "Sangat spesial, terutama karena Alex memiliki keunggulan lebih pada motornya. Sudah lama sekali sejak saya merasakan perasaan seperti ini, tapi saya sangat senang bisa kembali."

Sementara itu, Bagnaia harus menelan kekecewaan besar setelah gagal meraih kemenangan keempat berturut-turut di Jerez. "Saya tidak suka balapan seperti ini," ungkap juara dunia dua kali Bagnaia. "Setiap kali saya mendekat, Fabio selalu menemukan sesuatu yang lebih."

Balapan dimulai dengan satu menit hening untuk mengenang meninggalnya Paus Fransiskus pada hari Senin lalu. Quartararo berhasil bertahan dari tekanan di lap pertama, namun Marquez melakukan serangan agresif meskipun hampir terjatuh. Dia berhasil menjaga posisi keempat.

Pada lap ketiga, drama terjadi ketika Marc Marquez tergelincir dan terjatuh, kembali ke posisi belakang dengan para mekaniknya menunjukkan kekhawatiran.

Pembalap lain, Fermin Aldeguer, juga gagal setelah terlalu ambisius di awal balapan, dan akhirnya keluar dari persaingan poin.

Quartararo, yang terakhir kali menang pada MotoGP Jerman 2022, terlihat nyaman di posisi terdepan, namun Marquez melakukan serangan di lap ke-11 dan langsung membuka jarak hampir dua detik di depan.

Joan Mir, pembalap Spanyol lainnya, harus keluar dari balapan pada lap ke-15 setelah mengalami kecelakaan dan tidak dapat melanjutkan.

Marquez, yang terus memimpin balapan, bahkan melambaikan tangan kepada penonton pada lap terakhir sebelum akhirnya menuntaskan balapan dan meraih kemenangan dengan bendera kotak-kotak yang dibentangkan oleh bintang tenis Carlos Alcaraz.

Sementara itu, juara dunia Jorge Martin yang sedang berjuang untuk mempertahankan gelar setelah cedera parah di MotoGP Qatar, menunjukkan kemajuan yang positif. Menurut Angel Charte, kepala medis MotoGP, Martin yang mengalami tiga tulang rusuk patah, sedang dalam proses pemulihan yang sangat baik.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.