Pemprov Sultra Buka Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat, Perkuat Program PKE

Jumat, 25 Apr 2025, 10:11 WIB

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara resmi membuka penerimaan guru untuk program Sekolah Rakyat sejak diumumkan pada 22 April 2025, sebagai bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PKE).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Sultra, Yusmin, saat di temui di Kendari, Jumat, menjelaskan bahwa pembentukan Sekolah Rakyat merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendukung program nasional pengentasan kemiskinan, khususnya melalui sektor pendidikan.

Ket. Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Sultra, Yusmin. Untuk menyukseskan program ini, Pemprov Sultra membuka kesempatan bagi para tenaga pendidik, baik ASN maupun non-ASN, untuk bergabung sebagai guru di Sekolah Rakyat. — Sumber: Antara Foto

"Untuk menyukseskan program ini, Pemprov Sultra membuka kesempatan bagi para tenaga pendidik, baik ASN maupun non-ASN, untuk bergabung sebagai guru di Sekolah Rakyat yang akan dibuka di berbagai wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara," ujar Yusmin.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan: https://bit.ly/GuruSekolahRakyat. Di dalamnya tercantum informasi lengkap mengenai persyaratan dan proses seleksi.

"Adapun syarat pendaftaran guru sekolah rakyat: terbuka bagi Guru ASN maupun Non-ASN. Kemudian mengajukan surat permohonan menjadi tenaga pendidikan/guru sekolah rakyat dengan permohonan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara cq. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, disertai fotokopi ijazah terakhir, KTP, SKCK, surat keterangan sehat, dan melampirkan sertifikat lainnya sebagai pendukung," ujarnya.

Yusmin menambahkan, penerimaan tersebut diutamakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan yang belum berstatus ASN. Selanjutnya membuat surat pernyataan kesediaan menjadi guru Sekolah Rakyat.

"Membuat surat pernyataan bersedia mengikuti seleksi kemampuan mengajar dan asesmen empati sosial. Bersedia mengajar lebih dari satu mata pelajaran jika dibutuhkan serta bersedia mengikuti orientasi dan pelatihan intensif kurang lebih satu bulan," tuturnya.

  • Penerimaan Guru Untuk Program Sekolah Rakyat

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.