Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suara Kartini Masa Kini, Bupati Demak Ajak Perempuan Berani Bicara dan Lawan Kekerasan

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 16:42 WIB | Oleh:
Suara Kartini Masa Kini, Bupati Demak Ajak Perempuan Berani Bicara dan Lawan Kekerasan Doc: istimewa
Ket. Bupati Demak Eisti’anah Bersama perserta talk show "Menjadi Generasi Kartini yang Cerdas dan Tangguh", di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (24/4).

DEMAK – Ruang Grhadika Bina Praja Demak dipenuhi semangat Kartini yang tak pernah padam. Dalam balutan nuansa peringatan Hari Kartini, Bupati Demak Eisti’anah menyuarakan pesan kuat bagi kaum perempuan: beranilah bicara, terutama saat menjadi korban kekerasan, Kamis (24/4).

Dengan tema talk show "Menjadi Generasi Kartini yang Cerdas dan Tangguh", Eisti’anah tidak hanya membuka acara secara simbolis, tetapi juga membuka ruang kesadaran baru tentang pentingnya keberanian perempuan untuk melaporkan tindak kekerasan, baik secara fisik, verbal, maupun seksual.

“Saya berharap kegiatan ini bisa memicu kesadaran. Kaum perempuan harus berani menyuarakan apa yang mereka alami. Jangan diam. Laporkan ke lembaga yang berwenang, agar bisa ditangani secara hukum dan tidak menimbulkan korban lainnya,” tegas Eisti’anah dalam sambutannya.

Menurutnya, peringatan Hari Kartini harus dijadikan momentum untuk membangkitkan kekuatan kolektif perempuan dalam melawan kekerasan.

Ia menekankan bahwa menyelesaikan persoalan perempuan bukan hanya tanggung jawab satu instansi, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh elemen masyarakat.

“Bidang-bidang terkait harus terlibat aktif, bukan hanya Dinas Pemberdayaan Perempuan. Semua pihak harus hadir untuk mendengarkan dan memberikan ruang aman bagi perempuan,” tambahnya.

Bupati Eisti juga mengingatkan bahwa membiarkan kekerasan tanpa tindakan akan membuka peluang impunitas bagi pelaku dan luka batin mendalam bagi korban. Di sinilah peran penting lingkungan sosial dan pemerintah hadir sebagai pelindung dan pemberdaya.

Dalam acara yang dihadiri oleh tokoh-tokoh perempuan, pelajar, dan aktivis komunitas, Eisti’anah mengangkat kembali semangat RA Kartini sebagai inspirasi perempuan masa kini.

“Kartini adalah simbol perjuangan, keberanian, dan pendidikan. Sekarang, kita—perempuan Indonesia—adalah Kartini masa kini yang harus berani berdiri untuk dirinya dan sesamanya,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut perempuan sebagai “ras terkuat di bumi” yang punya kekuatan mendidik generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Membangun generasi emas bukan sekadar impian, melainkan kerja keras kolektif dari rumah hingga ruang publik.

Perempuan, menurut Eisti’anah, punya peran strategis bukan hanya dalam lingkup keluarga tetapi juga di ruang-ruang pengambilan keputusan.

“Kita punya tanggung jawab moral untuk memberikan yang terbaik, menjadi teladan, dan terus menunjukkan bahwa kontribusi perempuan adalah kekuatan perubahan,” ucapnya.

Semangat Kartini bukan hanya tentang mengenakan kebaya setahun sekali. Ia adalah suara yang tak pernah padam, terus menginspirasi perempuan untuk bangkit, bersuara, dan mengambil peran. Demak telah memulainya. Kini saatnya seluruh Indonesia menyambut kebangkitan Kartini masa kini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.