Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda DIY Mengembangkan Lumbung Mataraman Jadi Kopdes Merah Putih

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemda DIY Mengembangkan Lumbung Mataraman Jadi Kopdes Merah Putih Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Beny Suharsono.

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) segera mengembangkan Lumbung Mataraman menjadi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

"Kami akan mendesain Lumbung Mataraman menjadi Koperasi Merah Putih. Karena dari pengalaman, Lumbung Mataraman bisa langsung memberi kontribusi untuk ketahanan pangan lokal," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono di Yogyakarta, Rabu (23/4).

Lumbung Mataraman adalah program Pemda DIY yang selama ini dibentuk untuk mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan di tingkat kelurahan.

Pemda DIY menargetkan pembentukan Kopdes Merah Putih tersebut di 11 titik eksisting Lumbung Mataraman di empat kabupaten, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Gunungkidul.

Menurut Beny, konsepnya bisa disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah, tidak hanya bergerak di sektor simpan pinjam, tetapi juga jasa, kuliner, hingga logistik pangan.

Khusus di Kota Yogyakarta yang belum memiliki Lumbung Mataraman, pembentukan koperasi bersifat fleksibel tanpa harus berkonsep simpan pinjam.

"Kalau di Kota Yogyakarta bisa berbentuk koperasi jasa," ujar Beny.

Salah satu fungsi koperasi itu, menurut dia, nantinya akan mendukung program-program desa yang membutuhkan distribusi pangan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Harapannya, kalau ini bisa didorong Koperasi Merah Putih bisa menjadi pendukung MBG," imbuhnya.

Untuk pendanaan, kata dia, Pemda DIY masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat sebab kajian anggaran masih harus menunggu hasil survei lapangan.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

Inpres ini merupakan strategi nasional untuk mempercepat terbentuknya 80.000 koperasi merah putih di seluruh Indonesia.

Dalam poin pembukaan inpres tersebut menyebutkan bahwa kebijakan ini sebagai upaya memperkuat swasembada pangan, pemerataan ekonomi, dan mewujudkan desa mandiri menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan bahwa target pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dapat rampung pada tanggal 12 Juli 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional sebagai wujud nyata penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.