Dekranasda Bengkayang Tingkatkan Produk Lokal Jangkau pasar Malaysia

Rabu, 23 Apr 2025, 18:00 WIB

Bengkayang - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat berkomitmen untuk meningkatkan inovasi produk lokal untuk menjangkau pasar internasional, khususnya Malaysia.

Ketua Dekranasda Bengkayang, Anita, mengatakan pihaknya mendorong peningkatan inovasi produk yang ada untuk mampu bersaing dan memberikan nilai jual tinggi, dengan memasarkan ke pasar Sarawak Malaysia yang letaknya berbatasan dengan Bengkayang.

Ket. Foto: Ketua Dekranasda Kabupaten Bengkayang, Anita. — Sumber: Antara

"Dekranasda juga siap berkolaborasi dalam membina dan mendukung para perajin lokal yang ada. Sehingga mereka bisa berkembang dan ada peningkatan ekonomi di masyarakat," ujar Anita usai dilantik kembali sebagai ketua Dekranasda Kabupaten Bengkayang, Rabu (23/4).

Menurutnya, keunikan dan daya tarik produk kerajinan khas Bengkayang memiliki nilai jual tinggi jika dikembangkan dengan standar yang baik. Dengan memanfaatkan letak Bengkayang yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia menjadi peluang besar dalam peningkatan ekonomi masyarakat lewat kreativitas kerajinan tangan yang ada.

"Kita memiliki potensi luar biasa, baik dari segi bahan baku. Jika dikembangkan dan ditingkatkan dengan baik kualitasnya akan bernilai jual tinggi. Seperti kerajinan Bidai, tas, dan sovenir lainnya. Selain itu juga inovasi motif batik khas Bengkayang," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis menekankan pentingnya pengembangan potensi kerajinan dan ekonomi kreatif di Bengkayang. Menurutnya, Dekranasda merupakan wadah pembinaan dan pengembangan industri kerajinan di daerah yang sangat penting untuk mendorong pemberdayaan perajin lokal.

"Kita patut bangga karena Bengkayang memiliki kekayaan budaya dan potensi sumber daya alam yang luar biasa, yang jika dikembangkan dengan baik akan menjadi produk unggulan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal," ujar Bupati.

Dekranasda Bengkayang diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi rakyat. Pemerintah Kabupaten Bengkayang siap mendukung dan bersinergi dalam setiap langkah Dekranasda ke depan.

Dengan adanya sinergitas dan kolaborasi yang baik antar pemerintah dan dekranasda produk kerajinan khas Bengkayang dapat menjadi salah satu andalan dalam meningkatkan ekonomi daerah dan masyarakat.

Selain itu Bupati juga berharap, pengembangan potensi kerajinan dan ekonomi kreatif di Bengkayang dapat meningkatkan ekonomi daerah dan masyarakat. Dengan meningkatkan inovasi produk lokal dan menjangkau pasar internasional, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.

"Dekranasda itu corong promosi potensi produk Bengkayang. Saya mengajak seluruh pengurus Dekranasda baru untuk menyusun program kerja terukur, inovatif, dan langsung kepada perajin yang berdampak membangun kemitraan dengan pelaku UMKM, kreatif, dan pihak swasta," ujarnya.

Kemudian, katanya, perlu penguatan komunitas untuk meningkatkan promosi kerajinan daerah, baik melalui pameran lokal, nasional, maupun digital.

"Karena kami percaya, pemberdayaan perajin adalah bagian penting dari pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. mari kita jadikan Dekranasda sebagai rumah besar bagi para pelaku kerajinan di Bengkayang untuk tempat tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan kesejahteraan bersama," ujarnya.

Selain itu lanjutnya, Dekranasda penting dalam mendorong pemberdayaan penajin lokal, khususnya dari desa-desa di Kabupaten Bengkayang. Kemudian wadah untuk melestarikan warisan budaya daerah, termasuk tenun, anyaman, ukiran, dan berbagai hasil kriya lokal lainnya.

"Kita juga dorong untuk meningkatkan daya saing produk kerajinan melalui pelatihan, promosi, dan kolaborasi antar pelaku usaha," ujarnya.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.