Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BUMD Jakarta Harus Adaptif Geopolitik Global

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 01:10 WIB | Oleh:
BUMD Jakarta Harus Adaptif Geopolitik Global Doc: ANTARA/Pemprov DKI Jakarta
Ket. Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno saat membuka membuka kegiatan “BUMD Leader’s Forum 2025” di Jakarta, Selasa (22/4).

JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta harus adaptif terhadap dinamika ekonomi dan geopolitik internasional untuk mewujudkan Jakarta masuk dalam daftar 50 kota global pada tahun 2030.

“BUMD memiliki peran strategis sebagai agen pembangunan dan perubahan Jakarta,” ujar Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, Selasa (22/4). Rano mengatakan ini saat membuka “BUMD Leader’s Forum 2025” di Jakarta, Selasa.

Wagub mengatakan, BUMD harus bertransformasi menjadi entitas yang tangguh, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan peluang di tengah tantangan perekonomian yang semakin kompleks. Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh BUMD Jakarta yang telah bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sinergi ini harus terus diperkuat untuk menghadapi tantangan dalam proses transformasi Jakarta menuju kota global,” katanya. Senada dengan Rano, Kepala Badan Pembinaan BUMD Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, menyampaikan perlu adanya strategi matang dan kolaborasi antar-BUMD untuk menghadapi ketidakpastian global.

Nasruddin berharap kegiatan “BUMD Leader’s Forum 2025” bisa menjadi wadah diskusi strategis pengurus BUMD bersama para pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah kolaboratif demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global berdaya saing. Nasruddin juga berharap melalui forum ini, BUMD mampu memperkuat pemahaman terhadap langkah-langkah strategis dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

“Selain itu, forum ini menjadi ruang untuk menggali strategi bisnis adaptif melalui transformasi dan inovasi, agar layanan, barang, dan jasa yang dihasilkan BUMD dapat diterima di pasar domestik maupun internasional,” jelasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Jakarta, Marullah Matali dan Plt Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Jakarta, Suharini Eliawati.

Pajak Kendaraan

Di tempat lain, Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengatakan belum memutuskan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 10 persen. “Jadi undang-undang sudah mengaturnya, maksimum 10 persen. Kemarin memang sudah rapat, tapi belum saya putuskan,” kata Pramono.

Pramono akan memantau langsung terlebih dulu keadaan masyarakat. Sebab, menurut Pramono, sudah ada 14 provinsi yang menerapkan peraturan tersebut. “Tapi Jakarta belum memutuskan,” ucap Pramono.

Sebelumnya, Pramono mengaku terkejut saat mengetahui ada ketentuan terkait penerapan PBBKB sebesar 10 persen di Jakarta. Kebijakan ini tertuang dalam Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Ini merupakan turunan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.