Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sampang sediakan 6,3 hektare lahan untuk bangun Sekolah Rakyat

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 22:41 WIB | Oleh:
Pemkab Sampang sediakan 6,3 hektare lahan untuk bangun Sekolah Rakyat Doc: ANTARA/HO-Pemkab Sampang
Ket. Ilustrasi - Kegiatan belajar mengajar di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Sampang Jawa Timur.

Sampang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Jawa Timur menyediakan lahan seluas 6,3 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto mulai tahun 2025 ini.

"Lokasinya di Desa Tadden Kecamatan Camplong dekat dengan kampus Politeknik Negeri Madura -Poltera-," kata Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Pengembangan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sampang Anas Muslim di Sampang Jawa Timur, Selasa (22/4).

Anas menjelaskan, tanah yang disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat itu sesuai dengan kebutuhan minimal untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Sebab, menurut dia, berdasarkan penjelasan yang disampaikan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), sistem pendidikan yang hendak diterapkan di Sekolah Rakyat itu adalah sistem asrama.

"Jadi, bangunan yang dibutuhkan oleh Sekolah Rakyat ini adalah ruang kelas dan asrama siswa," katanya.

Ruang kelas yang dibutuhkan sebanyak 12 kelas, dengan perincian enam kelas untuk tingkat Sekolah Dasar, tiga kelas untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan tiga kelas untuk Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Bangunan dengan 12 ruang kelas ini belum termasuk asrama untuk guru dan siswa di sekolah itu," katanya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kabupaten Sampang Edi Subinto menjelaskan, pihaknya telah melaporkan kepada pemerintah pusat terkait kesiapan Pemkab Sampang membangun Sekolah Rakyat tersebut.

"Laporan kami sampaikan melalui Pemprov Jatim saat ada rapat koordinasi tentang kesiapan masing-masing kabupaten di Jawa Timur tentang pembentukan Sekolah Rakyat ini," kata Edi.

Ia juga menuturkan, di kalangan Pemkab Sampang sebenarnya ada dua pola pembentukan Sekolah Rakyat dalam berbagai kegiatan rapat antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sampang.

Pertama, dengan memanfaatkan sekolah-sekolah yang sudah ada di Kabupaten Sampang untuk dijadikan Sekolah Rakyat. Kedua, dengan membangun gedung baru dari lahan yang disediakan Pemkab Sampang.

"Tapi dari dua pilihan ini, kebanyakan lebih setuju apabila membangun gedung baru dari lahan yang disediakan oleh Pemkab Sampang itu," katanya.

Alasannya, selain karena sekolah-sekolah negeri yang ada di Kabupaten Sampang masih digunakan, juga karena lokasi yang disediakan oleh Sekolah Rakyat sangat strategis, yakni berada di akses jalan nasional dan dekat dengan Perguruan Tinggi Negeri, yakni Poltera Madura.

Sekolah Rakyat ini merupakan program pemerintah pusat yang menyasar siswa dari keluarga tidak mampu yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sekolah itu akan difokuskan pada anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, utamanya karena ekonomi keluarga yang minim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

42 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.