Karbon RI Dilirik Asing, IDXCarbon Mulai Diborong Investor Global
Selasa, 22 Apr 2025, 18:04 WIBJAKARTA - Indonesia memiliki potensi besar dalam perdagangan karbon yang tercermin dari nilai transaksi mencapai Rp55,237 miliar sejak bursa karbon mulai beroperasi pada September 2023, dengan volume perdagangan mencapai 1,040 juta tCO2e.
Penyelenggaraan Bursa Karbon di Indonesia dilakukan atas pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dilaksanakan oleh penyelenggara pasar yang mendapatkan izin dari OJK yaitu PT BEI melalui IDX Carbon.
Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan pengguna jasa (pembeli) dari luar negeri mulai melakukan aksi beli terhadap unit karbon di Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon.
Ia mengungkapkan perusahaan asing itu melakukan aksi beli unit karbon di IDXCarbon melalui perwakilan (perusahaan) mereka di Indonesia.
âYang kemarin terjadi adalah dari beberapa negara tetapi melalui representasi mereka di Indonesia,â ujar Jeffrey di Gedung BEI Jakarta, Selasa (22/4).
Ia menjelaskan masih terdapat proses yang perlu diselesaikan yaitu Government to Government (G2G) agar unit karbon Indonesia diakui oleh negara yang bersangkutan, sehingga pengguna jasa asing dapat membeli secara langsung unit karbon di IDXCarbon.
Saat ini IDXCarbon sedang melakukan proses G2G dengan beberapa negara, di antaranya dengan Singapura dan Jepang
âMasih ada beberapa tahapan yang harus dilakukan di level G2G. Selain muncul recognition agreement, harus juga dilakukan di level G2G agar unit karbon dari Indonesia itu nanti bisa diakui di negara yang bersangkutan,â ujar Jeffrey.
Demi mempermudah pengguna jasa asing melakukan transaksi secara langsung di IDXCarbon, pihaknya akan melakukan revisi terhadap peraturan tentang pengguna jasa, utamanya untuk proses on boarding dari para calon pengguna jasa.
âDari Bursa, yang akan kita lakukan adalah merevisi peraturan tentang pengguna jasa terutama untuk proses on boarding. Itu untuk yang asing nanti akan kita permudah prosesnya,â ujar Jeffrey
Ia mencontohkan, IDXCarbon akan mempermudah persyaratan administrasi seperti dokumen-dokumen yang saat ini masih mempersyaratkan banyak akan dibuat menjadi lebih sedikit, namun tidak mengurangi kualitas dari Know Your Customer (KYC).
âMisalnya adalah dokumen Legal Entity Identifier (LEI). Mungkin untuk transaksi di efek itu sepertinya tidak perlu, jadi itu mungkin akan kita kurangi,â ujar Jeffrey.
Direktur Utama BEI Iman Rachman menyampaikan IDXCarbon telah mendapatkan permintaan (demand) dari pemilik-pemilik proyek di luar negeri yang ingin mendaftarkan dalam memperdagangkan karbon kreditnya di Indonesia.
âFokus kami saat ini adalah membuka perdagangan unit karbon Indonesia kepada audiens internasional selebar-lebarnya,â ujar Iman.
Sejak diluncurkan 26 September 2023, Iman mengungkapkan nilai transaksi IDXCarbon mencapai Rp77,91 miliar dengan volume transaksi mencapai 1.598.703 tCO2e (ton ekuivalen) unit karbon hingga 17 April 2025
Capaian itu melebihi volume transaksi perdagangan karbon sepanjang tahun 2024 yang sebesar 413.764 tCO2e, serta sepanjang tahun 2023 yang sebesar 494.254 tCO2e.
Sampai 17 April 2025, pengguna jasa IDXCarbon telah meningkat 587 persen menjadi sebanyak 111 pengguna jasa dibandingkan saat peluncuran sebanyak 16 partisipan.
Pada 20 Januari 2025, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH/BPLH), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan Perdagangan Internasional Perdana Unit Karbon Indonesia melalui IDXCarbon.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemdiktisaintek Dorong Penguatan Vokasi untuk Cetak SDM Industri
-
Modus Baru Teroris Rekrut Remaja Lewat Game Online, Kapolri Ajak Masyarakat Cegah Terorisme Sejak Dini
-
NASA Targetkan Awal April Luncurkan Artemis II untuk Misi ke Bulan
-
Langgar Aturan Jam Operasional, 21 Tempat Hiburan dan Rekreasi Diberi Peringatan
-
Indonesia Intensifkan Diplomasi Demi Keselamatan Kapal di Selat Hormuz
-
Pemkab Indramayu Sebut Budi Daya Rumput Laut sebagai Potensi Ekonomi
-
Potensi Kredit Karbon Indonesia yang Dapat Diperdagangkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.