Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua FPTI Bali, Putu Yudi Atmika: Penonton Piala Dunia Panjat Tebing di Bali Gratis

📅 Senin, 21 Apr 2025, 18:40 WIB | Oleh:
Ketua FPTI Bali, Putu Yudi Atmika: Penonton Piala Dunia Panjat Tebing di Bali Gratis Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Pekerja menyelesaikan konstruksi dinding panjat tebing menjelang Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Peninsula Island, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (21/4).

NUSA DUA, BALI - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Bali memastikan pengunjung tidak dipungut biaya atau gratis untuk menonton Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Peninsula Island, Nusa Dua, 2-4 Mei.

"Pengunjung gratis, tidak bayar karena ini untuk olahraga dan pariwisata serta promosi adat budaya Bali," kata Ketua Pengurus Provinsi FPTI Bali Putu Yudi Atmika di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (20/4).

Saat ini, lanjut dia, sekitar 10 hari menjelang kejuaraan dunia tersebut, FPTI Bali sedang mengebut pengerjaan dinding setelah konstruksi kerangka panjat tebing sudah selesai.

Sejumlah petugas memasang papan resin yang menjadi dinding baik untuk kategori lead maupun speed.

Tiga alat berat dikerahkan untuk penyelesaian dua dinding termasuk sarana dan prasarana pendukung untuk atlet.

Total 82 ton beton pemberat juga sudah terpasang di belakang konstruksi dinding untuk menjaga kestabilan dinding setinggi sekitar 15 meter itu.

"Saat ini pembangunan dinding sudah 80 persen, tinggal pemasangan papan resin untuk memanjat. Ini harganya lumayan sekitar Rp50 miliar dari luar negeri," ucapnya.

Ada pun lokasi utama kejuaraan dunia itu berada di Nusa (pulau) Gede, Peninsula Island, Nusa Dua yang berbatasan dengan pesisir Nusa Dua, Kabupaten Badung.

Selain mengerjakan fasilitas utama itu, pihaknya juga akan membahas terkait aliran transportasi yang membawa kontingen dan juga pengunjung, bersama panitia pusat dan ITDC selaku pengelola kawasan tersebut.

Provinsi Bali terpilih menjadi tuan rumah International Federation of Sport Climbing (IFSC) Climbing World Cup 2025 pada 2-4 Mei yang mempertandingkan dua disiplin yakni speed dan lead.

Ini merupakan ajang panjat tebing skala dunia pertama diadakan di Bali setelah sebelumnya digelar di Jakarta.

Sebelumnya, pelatih tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir mengatakan 31 atlet andalan nasional akan mewakili RI di ajang internasional itu.

Atlet putra yang menjadi juara dalam kategori speed climbing pada Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, dipastikan berpartisipasi dalam IFSC Climbing World Cup 2025.

Selain itu, atlet panjat tebing kelahiran Bali, Desak Made Rita juga dipastikan berpartisipasi pada ajang dunia yang hingga saat ini sudah terdaftar diikuti para atlet dari 30 negara. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.