Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Katingan Siapkan Lokasi untuk Sekolah Rakyat

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Katingan Siapkan Lokasi untuk Sekolah Rakyat Doc: Antara
Ket. Wakil Bupati Katingan, Firdaus bersama rombongan menunjau lokasi pendirian Sekolah Rakyat di daerah setempat.

Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) siap mendukung program Sekolah Rakyat yang merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai upaya pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan dengan menyiapkan lokasi untuk program tersebut.  

"Kami baru saja melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang diusulkan sebagai tempat penyelenggaraan Sekolah Rakyat di area SMP Negeri 7 Katingan Hilir yang total luas areanya sekitar 15 hektare," kata Wakil Bupati Katingan, Firdaus di Kasongan, Jumat (18/3).

Dia menerangkan, peninjauan lokasi ini merupakan tindak lanjut atas surat dukungan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia terhadap rencana pemanfaatan aset daerah untuk mendirikan Sekolah Rakyat di wilayah Kabupaten Katingan. 

"Dukungan tersebut tertuang dalam Surat Menteri Sosial RI Nomor 5-89/MS/1/PL.05.01/03/2025 serta Surat Sekretariat Jenderal Kemensos Nomor 1087/1/PR.01.04/5/2025," katanya.

Survei lokasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis yang melakukan evaluasi kesiapan lahan dan infrastruktur.

Dinas Perkimtan Katingan menyampaikan data teknis seperti foto udara, site plan dan titik koordinat lokasi. Sementara Dinas Pendidikan memaparkan as built drawing (gambar rekaman akhir) bangunan, dan Dinas Pekerjaan Umum mempresentasikan dokumen tata ruang seperti RDTR, RTRW, serta parameter teknis bangunan.

Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Katingan siap memberikan dukungan penuh terhadap program ini.

“Sekolah Rakyat adalah langkah penting untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan. Pemerintah daerah mendukung penuh agar program ini berjalan lancar dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dia berharap, pendirian Sekolah Rakyat dapat menjadi terobosan baru dalam menghadirkan pendidikan alternatif yang fleksibel, berorientasi pada pengembangan karakter, keterampilan, serta pemberdayaan sosial masyarakat.

"Langkah ini juga menandai awal dari proses yang lebih besar dalam mewujudkan sistem pendidikan yang lebih inklusif, relevan, dan berpihak kepada masyarakat," jelas Firdaus.

Sebelumnya Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan bahwa Desk Sekolah Rakyat mulai dibuka hari ini selama lima hari di gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan Desk Sekolah Rakyat dibuka pada Rabu dan Kamis (16-17 April 2025) serta Senin hingga Rabu (21-23 April 2025) yang berisi perwakilan dari beberapa kementerian dan lembaga yang menangani Sekolah Rakyat.

Desk ini untuk melayani daerah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait persiapan sekolah rakyat mulai dari perizinan, penyediaan lahan, rekrutmen guru, murid serta dukungan sarana prasarana dan dukungan daerah yang diperlukan.

Kemensos membuka ruang selebar-lebarnya bagi daerah yang siap untuk mendukung program Sekolah Rakyat, terutama dari sisi penyediaan lahan minimal 5 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dua Akses Disiapkan ke Stasiun Whoosh Karawang

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Akses Disiapkan ke Stas...
Megapolitan
Kapolda: Polisi Harus Peka ...
Megapolitan
Tobat Ekologis Perkuat Adiw...
Luar Negeri
Ekspor Tiongkok Melonjak, A...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.