Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Indonesia Pintar di Bengkayang Membantu Anak Kurang Mampu di SLB

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 20:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Indonesia Pintar di Bengkayang Membantu Anak Kurang Mampu di SLB Doc: ANTARA
Ket. Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Adil Ka'talino Bengkayang, Kalimantan Barat, Rapiah.

BENGKAYANG – Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Bengkayang membantu siswa kurang mampu terutama di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Adil Ka'talino Bengkayang, Kalbar.

"Program ini sudah membantu siswa kami terutama siswa dari kalangan keluarga kurang mampu," ujar Kepala Sekolah Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Bengkayang, Rapiah, Selasa (15/4).

Dia menyampaikan, tahun ini ada tujuh siswa yang mendapatkan program PIP dari total siswa yang ada sebanyak 79 orang.

Untuk mendapatkan program ini, sekolah mengajukan lewat dapodik sekolah kemudian data tersebut akan diverifikasi untuk kelayakan penerima manfaat.

"Rata-rata yang dapat ini dari keluarga yang orang tuanya memiliki penghasilan tidak tetap dan juga petani," ujarnya.

Siswa yang mendapatkan program PIP ditentukan berdasarkan pengajuan langsung dari operator sekolah, memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan dapat memberikan dampak positif bagi pendidikan anak-anak yang membutuhkan.

Dia berharap dengan adanya program ini masa depan siswa semakin cerah, dan pendidikan menjadi lebih terjangkau bagi semua kalangan.

Selain itu, di SDN 13 Trans Rangkang Bengkayang juga ada dua siswa yang menerima manfaat program di tahun ini.

Menurut kepala sekolah, Limoi, jumlah tersebut masih sangat jauh dari kebutuhan siswa yang seharusnya mendapatkan.

"Program ini sangat baik untuk membantu siswa dari keluarga tidak mampu, hanya saja masih banyak siswa yang belum menerima atau mendapatkan," ujarnya.

Dia berharap semua siswa bisa mendapatkan program PIP karena siswa yang bersekolah di tempat tersebut rata-rata dari keluarga tidak mampu.

"Kita berharap agar siswa-siswi yang kurang mampu dapat diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.