Pemprov Jabar Siap Kucurkan Anggaran untuk Perbaiki Jalan yang Longsor di Batutulis Bogor

Selasa, 15 Apr 2025, 14:55 WIB

BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, melakukan tinjauan ke lokasi longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (14/4).

Dalam kunjungannya itu, Dedi Mulyadi memberikan arahan kepada perangkat daerah terkait di Provinsi Jawa Barat yang hadir untuk segera melakukan langkah-langkah teknis perbaikan.

Ket. Foto: Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat meninjau lokasi longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (14/4). — Sumber: kotabogor.go.id

“Untuk alokasi anggaran dibagi dua, setengah dari provinsi, setengah dari kota,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia meminta kepada jajarannya, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, untuk segera melakukan pembebasan lahan terlebih dahulu, yang kemudian dilanjutkan dengan pembangunan yang harus dilakukan tahun ini.

“Nanti jalan ini (lokasi longsor) akan diubah menjadi Leuweung Batutulis,” ucap dia.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan bahwa proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalan akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor secara bersama-sama.

Untuk pembangunan jalannya, Dedie Rachim menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan mendapatkan komitmen dukungan.

“Insyaallah bulan Juni akan ada Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Tapi yang penting menurut pemerintah pusat, lahan harus disiapkan terlebih dahulu oleh daerah,” ujar Dedie Rachim.

Seperti yang disampaikan oleh Dedi Mulyadi, nantinya bekas longsoran juga akan diperbaiki dan dijadikan taman, Leuweung Batutulis, serta ditanami pepohonan endemik.

“Karena dari hasil kajiannya, jalan ini tidak bisa digunakan kembali. Secara teknis mungkin di bawahnya ada mata air. Terdapat dua kajian, satu dari BTP, satu dari Kementerian PU yang tidak menyarankan jalan lama digunakan kembali, tetapi menyatakan akan ada trase baru,” papar dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.