Hati-hati Bertransaksi secara Tunai karena Jutaan Uang Palsu Bergentayangan

Jumat, 11 Apr 2025, 10:56 WIB

JAKARTA - Sindikat peredaran dan pembuatan uang palsu berhasil disita aparat. Polisi menyita barang bukti berupa 23.000 lembar uang palsu dengan nominal 100.000.

"Untuk barang bukti yang kami sita berupa uang palsu, 21 unit printer , sablon, dan tinta," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat Kompol Haris Akhmad Basukidi.

Ket. Foto: rupiah — Sumber: ist

Menurutnya, Polsek Metro Tanah Abang mengamankan delapan orang yang memiliki peran masing-masing dalam peredaran uang palsu. Haris mengatakan dari para tersangka, petugas menyita sejumlah barang yang dijadikan sebagai alat bukti.

Untuk jumlah uang palsu, kata dia, sebanyak 23.000 lembar lebih dengan nominal 100.000. Ada juga 15 lembar dollar AS dengan 100 dollar.

Haris menambahkan, selain uang palsu, juga menyita barang bukti lainnya seperti 21 printer, mesin penghitung uang, laptop, telepon genggam, tinta, dan pemotong kertas.

Sebelumnya, polisi menyebut pengungkapan pabrik pembuatan uang palsu  di Kota Bogor, Jawa Barat, bermula dari adanya temuan sebuah tas tertinggal di kereta rel listrik (KRL) Stasiun Tanah Abang.

"Ada tas mencurigakan yang tertinggal di gerbong kereta tujuan Rangkasbitung," kata Haris. Petugas awalnya curiga dengan isi tas yang tertinggal di dalam gerbong. Kemudian menunggu pemiliknya mengambil barang tersebut.

Setelah pemiliknya yang berinisial MS (45) mengambil, kata Haris, didapati bahwa tas tersebut berisi uang palsu pecahan 100.000 yang mencapai 316 juta.

  • Uang Palsu

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.