Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLHK Karawang Didampingi Polisi Bersihkan Lokasi Tumpukan Limbah Medis

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 23:40 WIB | Oleh:
DLHK Karawang Didampingi Polisi Bersihkan Lokasi Tumpukan Limbah Medis Doc: ANTARA/HO-Pemkab Karawang
Ket. Pembersihan lokasi tumpukan limbah medis di Desa Karangligar, Karawang.

Karawang - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang bersama pihak kepolisian membersihkan tumpukan limbah medis yang bercampur dengan limbah domestik yang ditemukan di area pemukiman di Desa Karangligar, Karawang Jabar.

Kasi Humas Ipda Solikhin, di Karawang, Jumat (11/4), mengatakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang didampingi Polres Karawang serta Pemerintah Desa Karangligar melakukan "clean up" (membersihkan) limbah medis yang tercampur dengan sampah di area pemukiman warga.

Pembersihan lokasi temuan tumpukan limbah medis itu disaksikan oleh pihak rumah sakit, yakni Rumah Sakit Bayukarta dan Rumah Sakit Hermina Karawang, yang diduga sebagai pemilik limbah tersebut.

Menurut dia, kegiatan pembersihan tumpukan limbah medis dilakukan sebagai upaya mengurangi dampak adanya limbah medis terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

Pembersihan limbah medis di lokasi temuan itu dilakukan dengan menggunakan armada dari Rumah Sakit Bayukarta dan Rumah Sakit Hermina Karawang. Limbah itu kemudian diserahkan ke pihak rumah sakit.

Meski di lokasi dilakukan pembersihan tumpukan limbah medis, tapi pihak kepolisian masih terus menyelidiki terjadinya tumpukan limbah medis yang bercampur dengan limbah domestik.

Solikhin menyampaikan, Polres Karawang melalui Satreskrim Unit 3 Tipiter telah melakukan pemeriksaan pengelola tempat dan penanggung jawab tempat lokasi yang dijadikan penampungan sampah yang tercampur limbah medis di Dusun Kampek RT 07/02, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.

Sementara itu, sebelumnya pada awal Januari 2025, tumpukan limbah medis juga ditemukan di bawah jembatan penghubung Karawang-Kabupaten Bekasi, tepatnya di wilayah Rengasdengklok Karawang.

Saat itu, limbah medis yang ditemukan yang diduga akan dibuang ke Sungai Citarum itu di antaranya berupa jarum suntik dan kantong infus. Keduanya tergolong sebagai limbah infeksius dan berkategori limbah B3.

Kemudian pada 2022 juga sempat ramai pula mengenai adanya pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di kawasan perhutanan sosial Karawang, tepatnya di Kampung Cibenda, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Karawang. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.