Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Tolak Singkirkan Opsi Militer Jelang Perundingan Nuklir dengan Iran

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 18:20 WIB | Oleh:
Trump Tolak Singkirkan Opsi Militer Jelang Perundingan Nuklir dengan Iran Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif.

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump, Rabu (9/4), menolak untuk mengesampingkan kemungkinan mengambil tindakan militer terhadap Iran saat para pejabat seniornya bersiap untuk mengadakan pembicaraan dengan mitra mereka di Iran mengenai program nuklir Teheran.

Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa pembicaraan pada Sabtu nanti akan menandai dimulainya apa yang disebutnya sebagai "proses."

Dia mengatakan tidak memiliki jadwal dalam pikirannya kapan pembicaraan harus berakhir tetapi mengatakan penentuannya tentang kapan waktu akan habis akan didasarkan pada "perasaan."

"Kami punya sedikit waktu, tetapi kami tidak punya banyak waktu, karena kami tidak akan membiarkan mereka memiliki senjata nuklir, dan kami akan membiarkan mereka berkembang," katanya.

"Saya ingin mereka berkembang. Saya ingin Iran menjadi hebat. Satu-satunya hal yang tidak dapat mereka miliki adalah senjata nuklir. Mereka memahami itu," katanya lagi.

"Tetapi dengan Iran, ya, jika itu membutuhkan militer, kami akan mengerahkan militer. Israel jelas akan sangat terlibat dalam hal itu, Israel akan jadi pemimpinnya. Tetapi tidak ada yang memimpin kami. Kami melakukan apa yang ingin kami lakukan," katanya.

Trump mengatakan pada Senin bahwa negosiasi, yang dijadwalkan akan dimulai pada Sabtu nanti di Oman, adalah "demi kepentingan terbaik Iran."

Dia mengancam akan melakukan aksi militer jika perundingan gagal, dengan memperingatkan bahwa Teheran "akan berada dalam bahaya besar" tanpa adanya kesepakatan.

Steve Witkoff, utusan khusus Trump, akan memimpin delegasi AS untuk perundingan dengan Iran, lapor Axios pada Selasa, mengutip dua sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.