Kompany Tak Gentar Meski Bayern Dilanda Krisis Cedera Jelang Lawan Inter
Selasa, 08 Apr 2025, 11:00 WIBMUNICH â Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menegaskan timnya tidak akan menurunkan target meski sedang dihantam badai cedera menjelang laga leg pertama perempat final Liga Champions melawan Inter Milan, Rabu (10/4) dini hari WIB di Allianz Arena.
âKami tidak akan mengubah target hanya karena cedera. Fokus saya tetap pada apa yang bisa kami raih jika tampil maksimal,â ujar Kompany dalam konferensi pers, Senin (8/4).
Bayern menjadi tuan rumah final Liga Champions musim ini, tetapi mimpi tampil di partai puncak terancam karena absennya sejumlah pemain kunci. Di antaranya Jamal Musiala, Alphonso Davies, Dayot Upamecano, Hiroki Ito, Manuel Neuer, Kingsley Coman, dan Aleksandar Pavlovic.
Pavlovic sudah kembali berlatih bersama tim, sementara Neuer dan Coman masih menjalani latihan individu dan diragukan tampil di leg kedua.
âPara pemain yang akan tampil besok adalah bagian penting dari perjalanan kami sampai di sini. Kami harus percaya pada sistem dan siap di momen-momen krusial,â kata Kompany.
Inter Milan datang ke Jerman dengan modal kuat: tak terkalahkan di Liga Champions musim ini dan hanya kebobolan dua gol dari 10 pertandingan. Namun, mereka juga tak lepas dari masalah cedera.
Pelatih Simone Inzaghi mengonfirmasi bahwa Nerazzurri kehilangan lima pemain: Denzel Dumfries, Medhi Taremi, Piotr Zielinski, dan Valentin Carboni absen, sementara Alessandro Bastoni dan Federico Dimarco masih diragukan.
âBastoni kemungkinan besar main, Dimarco kecil kemungkinannya,â ungkap Inzaghi. âTapi kami juga harus menderita, dan akan ada momen di mana kami bisa menyulitkan Bayern.â
Inzaghi menyebut Bayern tetap sebagai favorit, meski kehilangan Musiala yang menurutnya âsalah satu pemain terbaik duniaâ.
âMereka punya kedalaman skuad luar biasa. Bahkan ketika kehilangan Musiala, mereka masih punya Thomas Müller atau Serge Gnabry untuk menggantikan.â
Gelandang Bayern, Konrad Laimer, menegaskan timnya tak akan mencari-cari alasan atas kondisi yang ada. âKami tidak mencari alasan. Ini saatnya bersatu dan menghadapi tantangan ini bersama-sama sebagai tim.â
Laga ini menjadi ulangan final Liga Champions 2010, yang saat itu dimenangkan Inter 2-0 di bawah asuhan Jose Mourinho. Kini, kedua tim kembali bertemu dengan semangat dan tekanan yang berbedaâtetapi dengan ambisi yang sama besar.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Preview Munchen Vs PSG Leg ke-2 Kamis Dini Hari, Laga Gila Final Kepagian
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Neuer Cedera Lagi, Bayern Cemas Jelang Final Piala Jerman
-
Liga Champions, Gulung Muenchen, PSG Tantang Arsenal di Final, Berpeluang Juara Lagi
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.