Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Libur Lebaran Bikin Bioskop Ramai, Menparekraf: Ini Angin Segar Industri Film

📅 Senin, 07 Apr 2025, 23:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Libur Lebaran Bikin Bioskop Ramai, Menparekraf: Ini Angin Segar Industri Film Doc: ANTARA/ HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya dalam acara penayangan film animasi "Jumbo".

JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas pencapaian gemilang industri perfilman nasional yang selama libur Lebaran 2025 berhasil mencapai jutaan penonton.

Menurut data dari berbagai jaringan bioskop dan pelaku industri film menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap karya-karya film nasional sangatlah tinggi.

Pencapaian ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan industri kreatif, khususnya sektor Film, Animasi dan Video.

“Libur Lebaran tahun ini menjadi momentum penting bagi sineas Indonesia. Film-film lokal berhasil mendominasi layar bioskop dan disambut hangat oleh masyarakat di seluruh pelosok tanah air,” ujar Menekraf Riefky dalam keterangan pers yang diterima, Senin (7/4).

Tiga film nasional yang dirilis pada Libur Lebaran 2025 berhasil meraih lebih dari 1 juta penonton, yaitu "Pabrik Gula" yang disutradarai oleh Awi Suryadi dan diproduksi oleh MD Pictures, "Qodrat 2" yang disutradarai oleh Charles Gozali dan diproduksi oleh Magma Entertainment dan Rapi Film, serta film Animasi "Jumbo" karya Ryan Adriandhy yang diproduksi oleh Visinema Pictures bersama 420 kreator Indonesia.

Film animasi "Jumbo" mencetak sejarah baru dan dinobatkan sebagai film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa. Didukung oleh kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya promosi lintas kanal, "Jumbo" berhasil mencetak angka 1.005.252 penonton menurut data terakhir per tanggal 6 April 2025 yang diambil dari jaringan bioskop.

Dalam kurun waktu hanya tujuh hari penayangan, "Jumbo" berhasil meraih lebih dari 1 juta penonton, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh "Si Juki the Movie: Panitia Hati Akhir" (2017), yang mencetak angka total 642.312 penonton.

Menekraf menambahkan bahwa Kemen Ekraf/Badan Ekraf akan terus mendukung pertumbuhan ekosistem perfilman nasional melalui berbagai program fasilitasi, insentif, hingga promosi lintas platform bersama berbagai pemangku kepentingan.

“Kami mendorong agar lebih banyak kolaborasi antara produser, sineas muda, dan platform digital untuk memperluas jangkauan film Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri,” jelas Teuku Riefky.

Kemenekraf akan terus memastikan kebijakan yang berpihak pada pelaku ekonomi kreatif, termasuk kemudahan produksi dan distribusi film ke berbagai daerah sampai ke pasar Internasional.

Karena peningkatan jumlah penonton ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi industri film, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi sektor-sektor lainnya seperti industri kuliner, transportasi dan lain lain, di berbagai daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.