Gara-gara Alami Masalah Perut, Carlos Sainz Kehilangan 20.000 Euro karena Langgar Lagu Kebangsaan
Minggu, 06 Apr 2025, 19:30 WIBSUZUKA - Pembalap Williams Carlos Sainz didenda 20.000 euro, dengan setengahnya diskors, setelah ia terlambat menyanyikan lagu kebangsaan di Grand Prix Formula Satu Jepang hari Minggu karena "masalah perut".
Pengurus mencatat bahwa pedoman hukuman menyatakan denda sebesar 60.000 euro untuk pelanggaran tetapi mengakui ketidaknyamanan pemain Spanyol tersebut dalam keringanan.
"Pembalap tersebut menyatakan bahwa sesaat sebelum lagu kebangsaan dikumandangkan, ia mengalami rasa tidak nyaman karena masalah perut yang menyebabkan penampilannya di grid tertunda," kata mereka, seraya menambahkan bahwa seorang dokter telah mengonfirmasi masalah tersebut dan memberikan pengobatan.
"Meskipun demikian, menunjukkan rasa hormat terhadap lagu kebangsaan merupakan prioritas tinggi dan semua pihak perlu mempertimbangkan segala kemungkinan dalam merencanakan agar dapat berada di posisi untuk menyanyikan lagu kebangsaan pada waktu yang ditentukan," tambah pengurus acara.
"Oleh karena itu, hukuman yang dijatuhkan serupa dengan hukuman yang dijatuhkan atas pelanggaran serupa di Kanada pada tahun 2024."
Sainz memulai balapan di posisi ke-15 setelah turun tiga posisi karena menghalangi mobil Ferrari milik juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton saat kualifikasi. Pembalap Spanyol itu menyelesaikan balapan di posisi ke-14. CNA/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Perkuat Transparansi! Ditjen Polpum Evaluasi Kinerja TW II
-
KAI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
-
Jadi Korporasi Agroindustri Berdaya Saing Global, Berikut Arahan Abdul Rivai Ras Menuju Transformasi PTPN I
-
Presiden Trump Ingin AS Kembali Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Open Dining of Jakarta, Wisata Kuliner Baru di Atas Bus dengan Panorama Ibu Kota
-
Indonesia Kejar Arus Dana Global, PFII Siap Gaet Family Office Asia
-
Berkunjung ke Kepri, Selvi Gibran Menikmati Keindahan Pulau Penyengat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.