Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Sejumlah Komoditas di Kudus Alami Penurunan

📅 Jumat, 04 Apr 2025, 15:04 WIB | Oleh:
Harga Sejumlah Komoditas di Kudus Alami Penurunan Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Sejumlah warga di Kabupaten Kudus Jawa Tengah melakukan transaksi pembelian komuditas cabe.

Kudus - Harga sejumlah komoditas masyarakat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada pekan ini cenderung berfluktuasi, karena ada beberapa yang harganya stabil namun juga mengalami penurunan.

Menurut salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Bitingan Kudus, Tutik Asiyani di Kudus, Jumat (4/4), beberapa komoditas yang harganya mengalami penurunan, di antaranya cabai merah yang awalnya dijual dengan harga Rp140.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp60.000/kg.  

Untuk jenis cabai lainnya, kata dia, cenderung stabil, seperti cabai setan dijual dengan harga Rp100.000/kg, cabai hijau dan cabai rawit putih dijual dengan harga sama Rp30.000/kg, dan rawit hijau dijual Rp80.000/kg.

Sementara bawang merah juga stabil dengan harga Rp60.000/kg dan bawang putih dijual Rp50.000/kg.

Untuk komoditas gula pasir, kata dia, pekan ini dijual dengan harga Rp17.500/kg dan minyak goreng kemasan dijual Rp20.000/liter.

Bawang bombai, kata dia, juga stabil dengan harga Rp40.000/kg, kentang dijual Rp20.000/kg, kubis Rp7.000/kg, dan wortel dijual Rp15.000/kg.

Ia mengungkapkan kenaikan harga komoditas terjadi menjelang Lebaran, namun saat hari H menurun dan beberapa komoditas lainnya cenderung stabil. 

Transaksi penjualan juga mulai ramai setelah Lebaran ketiga, karena pelanggannya terutama dari pemilik warung makan mulai berbelanja karena mulai buka kembali. 

Wulan, salah satu konsumen asal Bae, Kudus, mengakui harga jual kebutuhan pokok memang stabil, meskipun dirinya membeli sesuai kebutuhan keluarga. 

Kabid Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kudus Minan Mochamad mengakui harga jual kebutuhan pokok memang berfluktuasi, ada yang turun dan stabil. 

"Pemantauan tetap kami lakukan guna mengetahui fluktuasi harga jual kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar tradisional," ujarnya. 

Sejauh ini, kata dia, fluktuasi harga jual kebutuhan pokok di pasaran masih taraf wajar. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.