Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk Bali Mulai Ramai
Jumat, 04 Apr 2025, 08:30 WIBJEMBRANA - Arus balik pemudik dari Pulau Jawa ke Bali lewat Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana mulai meningkat.
PT. ASDP Indonesia Ferry dalam siaran persnya pada Jumat (4/4) menyebutkan pada H+1 total penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk mencapai 37.943 orang.
"Jumlah itu meningkat 24,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin.
Dia mengatakan untuk melayani jasa penyeberangan di Selat Bali pihaknya mengerahkan 32 unit armada kapal.
Secara umum dia mengatakan, dengan sistem keberangkatan pemudik yang terjadwal, untuk Hari Raya Idul Fitri tahun ini kepadatan di pelabuhan relatif lebih bisa ditekan.
"Lewat pembelian tiket online, kedatangan pemudik di pelabuhan lebih terjadwal sehingga antisipasi pengaturan bisa dilakukan lebih baik," katanya.
Karena itu, sistem tersebut akan diterapkan saat arus balik, dengan penumpang menjadwalkan waktu keberangkatan saat membeli tiket kapal secara online.
Untuk menghindari semua kendaraan pemudik menumpuk ke arah pelabuhan, menurut dia, sudah disediakan lokasi-lokasi penampungan di Ketapang maupun Gilimanuk.
"Di seluruh pelabuhan diterapkan delaying sistem termasuk untuk penyeberangan Selat Bali. Di Ketapang sudah disiapkan sejumlah lokasi untuk menampung kendaraan, demikian juga di Gilimanuk," katanya.
Menurut dia, di wilayah Ketapang kendaraan penumpang diarahkan masuk ke Grand Watudodol dan dermaga Bulusan, sementara kendaraan barang diarahkan ke Lapangan Sepak Bola Areba dan Terminal Sritanjung.
Sedangkan di Gilimanuk, kata dia, lokasi untuk mendukung delaying system adalah Terminal Kargo dan Terminal Bus Gilimanuk untuk kendaraan penumpang dan Jembatan Timbang Cekik untuk kendaraan barang.
"Untuk kelancaran arus balik, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. Kami memastikan ketersediaan kapal, optimalisasi operasional, serta pengelolaan antrean kendaraan agar perjalanan arus balik berjalan lancar," katanya.
Pihaknya juga mengimbau pengguna jasa penyeberangan untuk mengikuti jadwal keberangkatan dan menghindari puncak arus balik.
Dia optimis, dengan disiplin pengguna jasa dan strategi operasional yang telah disiapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan efisien bagi masyarakat.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Lewat Forum Investigasi Keselamatan Penerbangan, Kemenhub, EASA dan ICAO-APAC Perkuat Kerja Sama Regional
-
Wamenlu RI Kunjungi Laos untuk Bahas Penguatan Hubungan Bilateral
-
KPK Bongkar Aliran Dana, THR Forkopimda Diduga dari Hasil Pemerasan
-
Pemerintah Kota Mataram Pastikan Stok Elpiji 3 Kilogram Aman
-
Konser LANY Jakarta 2026: Link Beli, Harga Tiket, dan Jadwal Artist Presale
-
Pemerintah Genjot Dinas Ekraf di Daerah, Target Perluas Akses Pelaku Usaha Kreatif
-
Jakarta Mesti Perkuat Investasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.