Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Anjlok Hampir 3% Setelah Trump Umumkan Tarif Baru

📅 Kamis, 03 Apr 2025, 09:40 WIB | Oleh:
Harga Minyak Anjlok Hampir 3% Setelah Trump Umumkan Tarif Baru Doc: Hess
Ket. Sebuah pompa dongkrak beroperasi di seubuah ladang minyak.

JAKARTA - Harga minyak turun $2 pada Kamis (3/4) setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif timbal balik pada mitra-mitra dagangnya, memicu kekhawatiran perang perdagangan global dapat melemahkan permintaan minyak mentah.

Harga minyak mentah Brent turun $1,97, atau 2,63 persen, menjadi $72,98 per barel pada pukul 00.33 GMT (pukul 07.33 WIB). Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun $1,98, atau 2,76 persen, menjadi $69,73.

Trump menyebut tanggal 2 April sebagai "Hari Pembebasan" yang membawa bea baru yang dapat menjungkirbalikkan sistem perdagangan global.

Kedua acuan harga minyak tersebut ditutup lebih tinggi pada sesi sebelumnya, tetapi berubah negatif selama konferensi pers Trump pada Rabu sore, saat ia mengumumkan tarif dasar sebesar 10 persen pada semua impor ke Amerika Serikat dan bea masuk yang lebih tinggi pada puluhan mitra dagang terbesar negara itu.

"Kami tahu hal itu akan berdampak negatif pada perdagangan, pertumbuhan ekonomi, dan dengan demikian pertumbuhan permintaan minyak. Namun, kami tidak tahu seberapa buruk dampaknya karena dampaknya akan terasa beberapa saat kemudian," kata Bjarne Schieldrop, kepala analis komoditas di SEB.

Impor minyak, gas dan produk olahan dikecualikan dari tarif baru Presiden AS Donald Trump, kata Gedung Putih pada hari Rabu.

Kebijakan tarif Trump dapat memicu inflasi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan mengintensifkan sengketa perdagangan, kemungkinan yang telah membebani harga minyak. 

Memperkuat sentimen bearish, data Badan Informasi Energi pada hari Rabu menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik secara mengejutkan sebesar 6,2 juta barel minggu lalu, bertentangan dengan perkiraan analis yang memperkirakan penurunan sebesar 2,1 juta barel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Rupiah Masih Rawan - 09 Oktober 2026

45 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rawan - 09 Okt...
Luar Negeri
Sudan Nyatakan Patuh pada L...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.