Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah minta pendatang siapkan diri dan berinovasi

📅 Senin, 31 Mar 2025, 10:30 WIB | Oleh:
Pemerintah minta pendatang siapkan diri dan berinovasi Doc: ANTARA/Prisca Triferna
Ket. Menko PM Muhaimin Iskandar ketika menjawab pertanyaan wartawan usai salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (31/3).

Jakarta -- Pemerintah mengharapkan masyarakat yang kembali dan pendatang di kota-kota besar untuk menyiapkan diri dan berinovasi agar tidak menjadi beban bagi pemerintah daerah tujuan urbanisasi seperti Jakarta.

"Tentu kita berharap siapapun yang diajak ikut bergabung ke Jakarta benar-benar menyiapkan diri, jangan pindah Jakarta tapi tidak bisa lebih inovatif," kata Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar ketika menjawab pertanyaan wartawan usai Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin.

Dia meminta kepada para pemudik dan pendatang yang kembali ke kota-kota tujuan urbanisasi seperti Jakarta untuk tidak menjadi beban bagi Jakarta. Diharapkan, para pemudik dan pendatang dapat menjadi solusi isu ekonomi bagi daerah-daerah tujuan urbanisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan bahwa urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota sudah menjadi fenomena yang sudah berjalan setiap tahun usai Lebaran.

"Tapi poin yang paling pentingnya bahwa kita bersyukur bahwa periode kali ini Ramadhan, Idul Fitri kali ini, arus mudik terkendali dengan baik dan secara sosial memang pasti yang namanya masyarakat mencoba peruntungan di ibukota normal saja," tuturnya.

Namun, dia mengharapkan masyarakat yang kembali atau baru tiba di Jakarta untuk menjadi warga yang baik. Pihaknya juga mengharapkan pemerintah untuk terus mengambil kebijakan yang dapat menekan jumlah pengangguran, termasuk di kota-kota fokus urbanisasi seperti Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.