Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Kesepakatan Mineral Ukraina Cari Lebih Banyak Investasi dari AS

24 Minggu, 30 Mar 2025, 10:05 WIB | Oleh:
Lewat Kesepakatan Mineral Ukraina Cari Lebih Banyak Investasi dari AS Lewat Kesepakatan Mineral Ukraina Cari Lebih Banyak Investasi dari AS Doc: ANTARA/Anadolu/py
Ket. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.

MOSKOW - Kiev berencana meminta perubahan dalam kesepakatan mineral dengan Washington guna mendapatkan lebih banyak investasi dari Amerika Serikat (AS), demikian dilaporkan Bloomberg pada Sabtu (29/3), dengan mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Kiev khawatir bahwa kesepakatan ekonomi baru ini, yang akan memberikan kendali kepada AS atas semua proyek pertambangan mineral kritis utama di Ukraina.

Kiev menilai bahwa hal tersebut tidak hanya menghambat potensi aksesi negara itu ke Uni Eropa tetapi juga membuatnya bertanggung jawab untuk membayar kembali seluruh bantuan militer dan ekonomi yang telah diberikan AS sejak awal konflik, menurut laporan tersebut.

Sebelumnya pada Jumat (28/3), pejabat Ukraina mengadakan konferensi virtual dengan mitra mereka dari AS untuk meminta klarifikasi terkait sejumlah klausul dalam rancangan perjanjian setebal 60 halaman itu, menurut Bloomberg.

Pejabat AS tidak menolak keberatan yang diajukan Kiev, yang dapat menjadi indikasi bahwa Washington terbuka terhadap perubahan dalam dokumen tersebut.

Namun, menurut sumber yang dikutip Bloomberg, persiapan proposal akhir untuk amandemen perjanjian tersebut akan membutuhkan banyak pekerjaan dari pihak Kiev.

Media Ukraina melaporkan pada Jumat bahwa rancangan perjanjian itu mewajibkan Ukraina untuk mengganti seluruh bantuan anggaran, militer, kemanusiaan, dan bantuan lainnya yang telah diberikan AS sejak awal konflik pada 2022.

Dokumen itu dilaporkan melanggar hampir semua "garis merah" yang sebelumnya disepakati oleh Kiev dan Washington, mengurangi sebagian kedaulatan Ukraina, serta bertentangan dengan rencana keanggotaannya di Uni Eropa.

Pada akhir Februari, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia berharap dapat segera mencapai kesepakatan dengan Kiev terkait kewajiban Ukraina untuk membayar kembali dana sebesar 400-500 miliar dolar AS (sekitar Rp6,6 kuadriliun - Rp8,2 kuadriliun) kepada Washington.

Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menolak mengakui adanya utang tersebut, dengan menyatakan bahwa bantuan yang diterima Ukraina dari AS diberikan dalam bentuk hibah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Atasi Genanga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.