- Home
-
- Luar Negeri
-
- Russia Angkut Senjata Buat...
Russia Angkut Senjata Buatan Korut ke Garis Depan Melalui Semenanjung Crimea
Kamis, 27 Mar 2025, 20:25 WIBSEOUL - Terdapat laporan baru yang menyebut bahwa tentara Russia yang menginvasi Ukraina mengangkut peralatan militer, termasuk howitzer buatan Korea Utara, melalui Semenanjung Crimea ke garis depan.
Menurut media militer Ukraina Defense Express pada hari Rabu (26/3) waktu setempat, sebuah kereta militer yang mengangkut howitzer M-1978 Koksan terlihat di sebuah stasiun di wilayah utara Crimea.
âMedia tersebut mengutip saluran Telegram pro-Ukraina âWind of Crimeaâ melaporkan bahwa kereta itu memuat 7 hingga 8 unit howitzer dan kendaraan truk buatan Tiongkok, yang diduga digunakan oleh tentara Korea Utara,â lapor kantor berita KBS, Kamis (27/3).
Karena kekurangan peralatan akibat perang yang berkepanjangan, tentara Russia telah mengerahkan howitzer buatan Korea Utara, termasuk Koksan, ke garis depan seperti di wilayah Kursk dan timur Ukraina.
Defense Express melaporkan bahwa sebuah howitzer Koksan dihancurkan di wilayah Donetsk pada hari Selasa (25/3), dan dalam sebulan terakhir, lima unit howitzer Koksan telah dihancurkan oleh serangan tentara Ukraina.
Howitzer Koksan buatan Korea Utara memiliki jangkauan tembak hingga 43 kilometer untuk amunisi biasa dan hingga 60 kilometer untuk amunisi jarak jauh.
Defense Express melaporkan bahwa senjata itu awalnya dikembangkan untuk menargetkan Seoul melalui Zona Demiliterisasi Korea, namun kini Russia menggunakannya di Ukraina untuk menggantikan kerugian artileri mereka.
Ditambahkan, bahwa senjata buatan Korea Utara semakin dominan di garis depan. KBS/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Inter Milan Sapu Bersih Gelar Domestik Italia
-
Drama Degradasi Bundesliga Jerman: Selisih Gol Bisa Menentukan Nasib Tiga Klub
-
Suasana Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Katedral Jakarta
-
Libur Panjang, Pertamina Regional Sulawesi Tambah 392.910 Tabung LPG 3 Kg
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
-
Dinas Keamanan Ukraina Menganggap Serangan Russia terhadap Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir sebagai Kejahatan Perang
-
Kemendag Minta Klarifikasi Shopee Soal Barang hingga ShopeePayLater
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.