Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produk Mebel dan Kerajinan Bakal Terkena Kenaikan Tarif di AS, HIMKI Desak Pemerintah Perkuat Diplomasi

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 09:08 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Keempat, diversifikasi pasar ekspor. HIMKI akan mendorong pelaku industri untuk memperkuat pasar alternatif, seperti Eropa, Timur Tengah, dan Asia Timur, melalui promosi di pameran internasional, termasuk INDEX Dubai dan iSalone Milan.

Kelima, menjaga transparansi dan kepatuhan regulasi. HIMKI ujar Zaenur memastikan bahwa produk furnitur Indonesia memenuhi standar keberlanjutan dan legalitas kayu agar lebih sulit dikenai sanksi atau tarif tambahan.

Langkah Konkret HIMKI dalam waktu dekat yakni dengan mengambil langkah-langkah berikut untuk melindungi daya saing industri furnitur Indonesia yakni berkoordinasi dengan importir utama dan asosiasi furnitur AS untuk menyusun strategi bersama.

Menyusun position paper dan mengirimkannya kepada Departemen Perdagangan AS sebelum tenggat 1 April 2025. Lalu, bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dan Kedutaan Besar RI di AS untuk melakukan lobi dagang. Selanjutnya, mengidentifikasi produk yang berpotensi mendapatkan pengecualian tarif dan menyiapkan dokumen pendukung serta meningkatkan promosi internasional dan mempercepat diversifikasi pasar ekspor.

HIMKI juga sedang menjajaki kolaborasi dengan berbagai organisasi internasional, termasuk NGO di AS dan UE, guna memperkuat kampanye terhadap kebijakan tarif yang merugikan industri Indonesia. HIMKI mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pelaku industri, dan media, untuk bersatu dalam menjaga daya saing industri mebel dan kerajinan Indonesia di pasar global.

"Melalui langkah-langkah strategis ini, HIMKI berkomitmen untuk melindungi industri mebel dan kerajinan nasional dari dampak kebijakan yang merugikan serta terus mendorong pertumbuhan ekspor secara berkelanjutan," pungkas Zaenur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.