Pemudik Diimbau Esktrawaspada, BMKG: Hujan Ekstrem Akan Terjadi Selama Arus Mudik Lebaran
Rabu, 26 Mar 2025, 03:03 WIBPemudik harus ekstrawaspada karena hujan sangat lebat akan terjadi selama periode arus mudik hingga H-1 Lebaran 2025.
JAKARTA - Hujan dengan intensitas lebat ekstrem atau sangat lebat akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama periode arus mudik hingga H-1 Lebaran 2025.
âOleh karena itu masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memperbarui informasi cuaca guna memastikan perjalanan yang aman dan nyaman,â kata Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andri Ramadhani di Jakarta, Selasa (25/3).
Dia menjelaskan bahwa curah hujan ekstrem telah terdeteksi di beberapa daerah, seperti Kota Manado dan Minahasa, dengan intensitas mencapai 231 mm per hari. Sementara itu, Kota Batam, Kepulauan Riau, mengalami hujan ekstrem pada 19 Maret dengan curah hujan mencapai 256 mm per hari.
Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor atmosfer, termasuk aktifnya gelombang Low Frequency, Kelvin, Equatorial Rossby, serta fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada di fase 5 dan diperkirakan masih berdampak pada dinamika atmosfer Indonesia hingga akhir Maret.
Selain itu, ia menyebutkan bahwa BMKG juga memantau keberadaan bibit siklon tropis 92S di Samudera Hindia selatan Jawa Timur yang saat ini sudah berada di selatan Yogyakarta, dan bibit siklon tropis 96W di Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya yang dalam 24 jam terakhir berada di Laut Filipina sebelah utara Maluku Utara.
Kedua bibit siklon ini berpotensi meningkatkan intensitas hujan sedang, lebat hingga ekstrem di sejumlah wilayah dengan disertai angin kencang dan gelombang tinggi, khususnya di perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara serta perairan sekitar Maluku dan Papua.
BMKG memprakirakan pada periode 25-27 Maret 2025, wilayah yang perlu mewaspadai hujan lebat hingga sangat lebat antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, angin kencang berpotensi terjadi di Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, serta pesisir barat Bengkulu hingga Lampung dan pesisir selatan Banten hingga Jawa Timur.
Memasuki periode 28-31 Maret 2025, hujan sedang hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Timur, NTB, NTT, dan Kalimantan Timur.
Andri mengungkapkan dalam kondisi cuaca seperti ini BMKG mengingatkan pemudik untuk berhati-hati terhadap jalanan licin, risiko banjir, serta potensi tanah longsor di daerah rawan. Untuk memastikan perjalanan mudik yang aman, BMKG menyediakan kanal informasi prakiraan cuaca real time berbasis digital yang bisa diakses secara penuh selama 24 jam dan gratis untuk memudahkan para pemudik Lebaran 2025.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa kanal tersebut adalah Digital Weather for Traffic (DWT) yang tersedia pada laman resmi infoBMKG atau melalui https://signature.bmkg.go.id/dwt/ yang bisa diakses dari setiap ponsel pintar pemudik.
Sistem informasi cuaca berbasis digital dari Direktorat Meteorologi Publik BMKG ini menyediakan sejumlah fitur layanan informasi untuk peringatan dini hujan, cuaca jalur darat, cuaca rute perjalanan, cuaca titik kecamatan, cuaca jalur kereta api lintas jawa, jalur cuaca hujan, dan informasi lainnya untuk cuaca penerbangan â cuaca maritim.
Terpisah, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal dan menjaga keselamatan para pemudik selama momentum arus mudik Lebaran 2025. âSaya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bisa tetap mengawal dan menjaga keselamatan para pemudik selama perjalanan, menyiapkan seluruh kebutuhan, rest area, kemudian dan lain-lain sebagainya selama perjalanan pada arus mudik ini,â kata Puan di Jakarta, Selasa.
135 Ribu Kendaraan
Sementara itu, Pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Astra Tol Cipali), Jawa Barat, mencatat sebanyak 135 ribu kendaraan sudah melintas dari Jakarta menuju arah Cirebon sejak 21 Maret-25 Maret 2025 atau hingga H-6 Lebaran.
âSecara keseluruhan, jumlah tersebut menunjukkan adanya peningkatan arus kendaraan menjelang puncak mudik Lebaran,â kata Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo di Cirebon, Selasa.
Ardam menambahkan arus mudik di ruas Tol Cipali diprediksi mencapai puncaknya pada Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran. Jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan mencapai sekitar 118 ribu unit. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Banjarbaru Perkuat Pengelolaan Lingkungan Bantaran Sungai
-
TNI AD Pastikan Jembatan Armco di Bener Meriah Aceh Layak Digunakan Warga
-
Waspada Banjir Susulan, Polda Jambi Siaga Satu di Lokasi Bencana, Ini Data Kerusakan Terbaru
-
Tak Hanya Perempuan, Laki-laki Juga Berisiko Terkena Kanker Terkait HPV
-
Komplotan Ganjel ATM Lintas Daerah Ditangkap di Tangerang
-
Prabowo, Gibran, hingga Puan Maharani Hadiri Pernikahan El Rumi
-
Cuaca Hari Ini, Hujan Petir Berpeluang Melanda Tanjungpinang Kepri dan Banjarmasin Kalsel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.