Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendukbangga Sebut Pentingnya Bangun Karakter Anak dengan Ngobrol

📅 Sabtu, 22 Mar 2025, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendukbangga Sebut Pentingnya Bangun Karakter Anak dengan Ngobrol Doc: Antara
Ket. Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji

Jakarta - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menyebut pentingnya membangun karakter anak dengan aktif mengajak mereka ngobrol dan membatasi penggunaan gawai.  

"Mengapa masa depan perlu ditata sejak dini dan penting? Kalau anak tidak diajak ngobrol, diarahkan dan tidak dikasih penjelasan, tidak dibimbing, maka anak akan kehilangan arah, sedangkan anak-anak kita nantinya menjadi penentu masa depan Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (20/3). 

Menurutnya, membangun negeri erat kaitannya dengan pembangunan keluarga dengan mewujudkan keluarga yang berkualitas, berketahanan, dan sejahtera, di mana keluarga berperan penting dalam membangun bangsa dari unit terkecil. 

Ia menegaskan, komunikasi yang baik juga dapat membantu membangun karakter anak yang baik, membantu anak tumbuh dan berkembang secara optimal, serta mempererat hubungan antara orang tua dan anak.

"Komunikasi penting untuk membangun keluarga berkualitas demi menghasilkan generasi emas di masa depan. Penting bagi orang tua untuk memperbanyak waktu mengobrol bersama anak," ucapnya.  

Wihaji juga menyoroti kondisi saat ini terkait fenomena anak-anak yang lebih sering sibuk dengan gawai dibanding ngobrol dengan orang tuanya. Untuk itu, ia mendukung pembatasan media sosial seperti di Australia.

"Obrolan yang berkualitas antara orang tua dan anak merupakan salah satu upaya untuk menata masa depan. Negara-negara maju yang ingin generasinya hebat pasti dibatasi, contohnya di Australia, ada undang-undangnya umur 16 tahun baru bisa menggunakan gawai," tuturnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Forum Genre Indonesia (FGI) yang terus berperan aktif dalam membangun kesadaran generasi muda dalam pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia, yang memiliki peranan besar dalam pembangunan keluarga Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum FGI I Putu Arya Aditia Utama menyebutkan pentingnya kolaborasi antara anak muda dengan para pemangku kepentingan.

"Genre Indonesia tidak bisa bergerak sendiri dalam menjawab persoalan remaja dan tersirat harapan bahwa ke depannya, Genre akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, swasta, maupun organisasi atau komunitas anak muda yang memiliki komitmen untuk memajukan bangsa," tuturnya.

Genre Indonesia bersama Kemendukbangga/BKKBN dan Kitabisa menginisiasi acara silaturahmi dan buka bersama para tokoh agama dan komunitas pada Rabu (19/3). Ada tiga agenda utama, yaitu edukasi gizi bagi santri dan masyarakat sekitar, buka puasa bersama dengan makanan bergizi, serta pembagian sejumlah paket sembako kepada warga dhuafa.

Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam aksi sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen Genre Indonesia dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Disnaker Kota Depok Berangk...

BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan

2 jam lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 ...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.