Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPOLBF Dorong Wisatawan Berlibur ke Labuan Bajo saat Lebaran

📅 Jumat, 21 Mar 2025, 09:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPOLBF Dorong Wisatawan Berlibur ke Labuan Bajo saat Lebaran Doc: Antara
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BPOLBF Frans Teguh.

Labuan Bajo - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mendorong para wisatawan untuk memanfaatkan libur Lebaran 2025 dengan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BPOLBF Frans Teguh di Labuan Bajo, NTT, Kamis, mengatakan peningkatan kunjungan ke Labuan Bajo diperkirakan bertambah dalam musim libur Lebaran 2025, terlebih harga tiket pesawat domestik yang dinilai mengalami penurunan harga.

"Strategi kami, sebetulnya satu, mempertahankan harga tiket domestik yang sekarang ini dari strategi nasional supaya lebih turun dan sebetulnya ini Alhamdulillah, setahu saya dalam seminggu terakhir ini kami pantau yang masuk eks Jakarta atau Jawa ke Labuan Bajo harganya (tiket pesawat) sudah di bawah," katanya.

Ia menjelaskan peningkatan kunjungan wisatawan nantinya dapat meningkatkan daya beli wisatawan selama berlibur di Labuan Bajo dan sekitarnya.

"Saya kira satu peluang dan ini juga dapat mendorong purchasing power dari teman-teman yang sekarang sudah dapat THR misalnya untuk bisa bergerak dan saya kira berdampak pada hotel serta pemandu wisata juga masyarakat," ungkapnya.

Ia juga mengajak para wisatawan agar tidak hanya berlibur di sejumlah destinasi wisata berbasis bahari di Labuan Bajo, tapi dapat mengunjungi sejumlah lokasi wisata di sekitar Labuan Bajo seperti desa wisata serta destinasi wisata di kabupaten sekitar Labuan Bajo.

"Kita ingin ruang bermain tidak hanya Labuan Bajo, kita dorong mereka untuk ke Manggarai, land activity menjadi target kita selain marine tourism," katanya.

Menurut Frans, sejumlah destinasi di sekitar Labuan Bajo seperti di Kecamatan Tanjung Boleng, Mbeliling hingga Lembor memiliki atraksi alam dan budaya serta kesiapan destinasi yang dapat menarik kunjungan wisatawan.

"Perlu mendistribusikan pergerakan kunjungan jangan hanya di kecamatan Komodo atau hanya terkonsentrasi di kepulauan, jadi kami bersama-sama dengan desa wisata di Lembor sampai dengan utara, Desa Tanjung Boleng dan sebagainya sudah mulai, agak dekat dengan Labuan Bajo bisa berkembang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.