Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendagri Mendorong Pemda Menganalisis Kesiapan Percepatan Pengangkatan CASN

📅 Rabu, 19 Mar 2025, 20:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendagri Mendorong Pemda Menganalisis Kesiapan Percepatan Pengangkatan CASN Doc: ANTARA
Ket. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada Kepala Daerah terkait dengan pengangkatan CPNS dan PPPK secara virtual dari Ruang Sidang Utama Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (19/3/2025).

JAKARTA– Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, mendorong pemerintah daerah (pemda) agar segera melakukan analisis dan simulasi dengan tetap mempertimbangkan kesiapan instansi melakukan percepatan pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN).

Adapun pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) harus diselesaikan paling lambat pada bulan Juni 2025, sedangkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) seluruhnya diselesaikan paling lambat pada bulan Oktober 2025.

"Jadi,teman-teman pemda segera melakukan rapat internal dengan yang ngurusin bagian kepegawaian," kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Rabu(19/3).

Dengan rapat dan simulasi tersebut, dia berharap kebijakan pengangkatan itu sejalan dengan tenggat waktu.

Pada kesempatan itu, Mendagri mewanti-wanti agar jangan sampai ada daerah yang tertinggal untuk melaksanakan pengangkatan tersebut sesuai dengan jadwal.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, kata dia, penerimaan PPPK 2024 merupakan kebijakan afirmasi terakhir. Dengan kata lain, proses rekrutmen pada masa mendatang dilakukan secara normal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan sesuai dengan kebutuhan.

Upaya ini, sambung dia, juga menjadi komitmen pemerintah untuk menjaga nilai-nilai meritokrasi dalam melaksanakan manajemen ASN.

Di lain sisi, pada kesempatan tersebut, Tito menekankan kepada pemda untuk bersama-sama mendorong perubahan kerangka berpikir (mindset) generasi muda agar tidak terpaku dengan menjadi pegawai. Generasi produktif tersebut juga bisa menekuni karier sebagai pengusaha atau entrepreneur.

"Kita harapkan sebagian besar di pikiran mereka (generasi muda) menjadi entrepreneur, penghasil, dan produsen dengan sumber daya alam yang luar biasa. Apalagi, SDM yang lagi usianya produktifnya sangat dominan," ungkapnya.

Mendagri berharap pemda dapat mendukung upaya tersebut, salah satunya melalui kemudahan perizinan bagi pelaku usaha.

Dengan demikian, kata Tito, hal tersebut akan mendorong investor untuk berinvestasi. Langkah ini secara tidak langsung juga akan meningkatkan perekonomian di daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.