• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Gerakan Masjid Bersih Jang...

Gerakan Masjid Bersih Jangkau Sebanyak 270.000 Masjid

Selasa, 18 Mar 2025, 12:45 WIB

JAKARTA – Kesucian dan kebersihan adalah hal yang sangat diutamakan dalam Islam, terlebih di lingkungan masjid sebagai rumah ibadah. Masjid sebagai tempat ibadah juga harus bersih, higienis dan juga wangi yang menyegarkan tentu akan menciptakan ketenangan dan kekhusyukan dalam beribadah.

Untuk menciptakan masjid yang bersih, higienis, serta wangi Wipol menggelar puncak rangkaian program “Gerakan Masjid Bersih 2025” di Masjid Raya Pondok Indah pada hari Senin (18/3). Kegiatan ini merupakan inisiatif sosial berkelanjutan hasil kolaborasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Unilever Indonesia melalui merek Wipol yang dimulai sembilan tahun lalu.

Ket. Foto: Program “Gerakan Masjid Bersih 2025” melakukan kegiatan bersih-bersih di Masjid Raya Pondok Indah pada hari Senin (18/3). Kolaborasi Dewan Masjid indonesia (DMI) dan Wipol telah dimulai sembilan tahun lalu. — Sumber: Istimewa

Hingga kini, “Gerakan Masjid Bersih” secara total telah memberi manfaat ke 270.000 masjid di berbagai wilayah Indonesia. Tahun ini kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih masjid di lima kota disertai pendistribusian produk dan alat kebersihan ke 50.000 masjid di 15 Provinsi.

Di Jakarta sebagai kota terakhir, kegiatan ini menggandeng 200 anggota komunitas ibu, marbot serta relawan untuk membantu para marbot menyiapkan masjid yang lebih bersih dan higienis di bulan Ramadan.

“Gerakan Masjid Bersih 2025” telah melakukan kegiatan bersih-bersih masjid di Semarang, Yogyakarta, Padang, Surabaya, dan hari ini ditutup dengan Jakarta. Selain itu, program ini juga mendistribusikan paket produk dan alat kebersihan kepada 50.000 masjid di 15 provinsi, satunya berisi produk pembersih lantai karbol dan disinfektan unggulan Wipol yaitu Wipol Sereh & Jeruk.

Produk ini disebut memiliki bahan aktif Pine Oil dan Benzalkonium Chloride yang terbukti secara klinis 100 kali efektif bunuh kuman maupun virus berbahaya seperti S. aureus, E. hirae, E. coli, P. aeruginosa, virus Vaccinia, serta menghilangkan bau tak sedap. Tak hanya itu, keseluruhan paket tersebut disertai dengan materi edukasi tentang menjaga kebersihan untuk disosialisasikan di lingkungan sekitar masjid, sehingga jamaah bisa terinspirasi untuk turut menerapkannya di rumah masing-masing.

Head of Sustainability and Corporate Affairs Unilever Indonesia Nurdiana Darus menjelaskan, “Digelar sejak 2017, setiap tahunnya program ‘Gerakan Masjid Bersih’ selalu mengangkat fokus yang berbeda. Tahun ini secara khusus pihaknya ingin merangkul masyarakat dan komunitas ibu-ibu dalam mendukung tugas para marbot di bulan Ramadan.

“Di tengah padatnya aktivitas beribadah dan bersilaturahmi, masjid dan segenap fasilitasnya menjadi lebih rawan kotor, sementara marbot memiliki keterbatasan kemampuan dan sarana untuk terus menjaga kebersihannya selama sebulan penuh,” ujarnya pada kesempatan tersebut.

Ia menambahkan pada setiap kegiatan bersih-bersih masjid  pihaknya mengajak ratusan ibu bergotong royong bersama marbot membersihkan lantai ruangan, selasar, toilet dan ruang wudhu masjid agar terbebas dari kuman serta virus. Pihaknya juga memberikan apresiasi berupa insentif tambahan bagi sejumlah marbot serta produk kebersihan selama satu tahun agar mereka terus bersemangat menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid.

Menurut Jajak Pendapat Litbang Kompas tahun 2024 lalu, 82,9 persen responden dari 38 provinsi mengakui merasakan manfaat dari tugas yang dijalankan marbot sehari-hari. Namun sosok marbot kerap terlupakan atau diabaikan, mereka sering kali bekerja di balik layar bahkan secara sukarela tanpa bantuan dan penghargaan yang memadai. Padahal peran marbot di masjid membawa kemaslahatan yang nyata bagi umat.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI H. Rudiantara, menyampaikan, DMI selalu mendorong bagaimana masyarakat bisa memakmurkan masjid dan sebaliknya bagaimana masjid bisa memakmurkan masyarakat. Sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi terhadap kiprah para pengurus masjid, khususnya marbot dalam memakmurkan masjid dan melayani umat, DMI memiliki sejumlah inisiatif yang bertujuan memberdayakan serta menunjang peran mereka.

“Namun kontribusi dan kolaborasi semua pihak masih sangat dibutuhkan, termasuk produsen seperti Wipol dan tentunya masyarakat. Melalui berbagai kegiatan di ’Gerakan Masjid Bersih 2025,’ DMI dan Wipol saling bersinergi untuk merangkul semua pihak dalam mendukung para marbot menjalankan tugasnya, terutama di bulan Ramadan,” ucapnya.

Untuk menciptakan kesadaran akan kebersihan, Wipol mempersembahkan video berjudul “Hidup Ajaib Marbot Masjid” yang ditayangkan di YouTube Asumsi (https://www.youtube.com/watch?v=8XkYSpg0SVE). Video ini diklaim telah berhasil meningkatkan kesadaran sekaligus menciptakan percakapan di tengah masyarakat tentang pentingnya peranan marbot.

Selain itu, melalui pendistribusian paket produk dan alat kebersihan, artinya program “Gerakan Masjid Bersih 2025” telah membantu setidaknya 50.000 marbot di berbagai penjuru Tanah Air dalam memelihara masjid mereka.

Ustadzah Aini Aryani, LC. berkomentar, kesucian dan kebersihan adalah hal yang sangat diutamakan dalam Islam, terlebih di lingkungan masjid sebagai rumah ibadah. Misalnya area selasar masjid yang banyak dilalui oleh para jamaah dan bahkan menjadi tempat sholat pada momen padat di bulan Ramadan, lantai yang lebih bersih dan higienis disertai wangi yang menyegarkan tentu akan menciptakan ketenangan dan kekhusyukan dalam beribadah.

“Untuk itu, memelihara kebersihan masjid sebagai tanggung jawab yang sehari-hari diemban oleh para marbot adalah tugas yang mulia. Kitab Ath-Thabaqat al-Kabir menceritakan betapa Rasulullah SAW sangat cinta dan peduli dengan para marbot,” tuturnya.

“Saat seorang marbot bernama Ummu Mahjan wafat, Rasulullah bahkan ikut mensalatkan dan mendoakan agar kuburnya diterangi. Sudah sepatutnya kita meneladani Rasulullah SAW dengan menyayangi dan mendukung para marbot, seperti yang dilakukan dalam program ’Gerakan Masjid Bersih 2025’. Semoga ikhtiar ini dapat membuat mereka menjadi lebih berdaya dalam melaksanakan rutinitasnya,” tambahnya.

Teuku Wisnu, sosok selebritas yang terlibat dalam kegiatan hari ini berbagi, ”Masjid sudah menjadi ’rumah kedua’ bagi dirinya dan keluarga, terutama di bulan Ramadan. Tentunya ia harus yakin bahwa masjid yang dikunjungi benar-benar terjaga kebersihannya agar dapat beribadah dan bersilaturahmi dengan tenang.

“Maka, saya sangat menghargai usaha marbot dan berupaya meringankan pekerjaan mereka mulai dari hal sederhana seperti memastikan bahwa keluarga kami selalu menjaga kebersihan selama berada di masjid,” paparnya,

Ia mengapresiasi inisiatif Wipol melalui ’Gerakan Masjid Bersih 2025’ yang hari ini memberikan kesempatan kepadanya, Shireen, beserta ibu-ibu komunitas untuk bisa langsung membantu para marbot membersihkan masjid.

Nurdiana mengungkapkan, rasa terima kasih atas kerja sama dari pihak DMI Pusat, DMI Wilayah, dan seluruh pengurus masjid yang terlibat yang membuat keseluruhan rangkaian program ‘Gerakan Masjid Bersih 2025’ dapat berjalan lancar.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.