Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Cari ABK yang Tenggelam setelah Kesetrum di Sungai Komering

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Tim SAR Cari ABK yang Tenggelam setelah Kesetrum di Sungai Komering Doc: ANTARA/ Kantor SAR Palembang
Ket. Tim SAR Palembang, Sumatera Selatan mencari seorang anak buah kapal (ABK) jukung yang tenggelam di Sungai Komering, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, Minggu (16/3).

Palembang -- Tim SAR Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mencari seorang Anak Buah Kapal (ABK) jukung yang tenggelam di Sungai Komering, Ogan Komering Ilir (OKI).

Kepala Seksi (Kasi) Operasi Kantor SAR Palembang Manca Rahwanto di OKI, Minggu, mengatakan bahwa kejadian berawal pada Sabtu 15 Maret 2025 sekitar pukul 11.30 WIB.

Sebuah kapal jukung dengan personel di atas kapal (POB) empat orang berangkat dari Palembang hendak pulang menuju Desa Lingkis, Kecamatan Jejawi, Ogan Komering Ilir.

Saat dalam perjalanan tepatnya di Desa Muara Batun, Kecamatan Jejawi, kata dia, kapal tersebut tidak dapat melintasi jembatan karena air pasang tinggi.

Nakhoda kapal dan tiga orang ABK berinisiatif untuk melepaskan cerobong asap yang berada di atas kapal agar kapal dapat melintas, namun saat akan melepaskan cerobong asap tiba-tiba salah seorang ABK, atas nama Ruslan bin Ismail, tidak sengaja memegang kabel listrik yang ada di jembatan yang mengakibatkan tubuhnya tersetrum dan seketika terpental jatuh ke sungai.

"Seorang ABK atas nama Ruslan bin Ismail tidak sengaja memegang kabel listrik yang ada di jembatan, yang mengakibatkan tubuhnya tersetrum dan seketika terpental jatuh ke sungai," katanya.

Ia menambahkan hingga saat ini pihaknya masih terus mencari korban. Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI, perangkat desa, dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.